28 Pasangan Nikah Gratis ala PAN Dibekali Modal Usaha

TIM | CNN Indonesia
Minggu, 11 Okt 2026 09:07 WIB
Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar program Nikah Gratis di Gedung ISTN Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10)
Sebanyak 28 pasangan mengikuti program Nikah Massal PAN yang digelar Fraksi PAN DPR RI di Gedung ISTN Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10). (Foto: arsip foto PAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 28 pasangan mengikuti program Nikah Massal PAN yang digelar Fraksi PAN DPR RI di Gedung ISTN Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10).

Selain memfasilitasi pernikahan gratis, PAN memberikan bantuan modal usaha agar pasangan memiliki bekal untuk membangun kehidupan rumah tangga dan kemandirian ekonomi.

Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengatakan, program itu menyasar pasangan yang terkendala biaya menikah. Fasilitas yang diberikan mencakup biaya pernikahan, jasa tata rias pengantin (MUA), kebutuhan pendukung, hingga modal usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melihat ada banyak pasangan yang ingin menikah dan membangun keluarga, tetapi terkendala kondisi ekonomi dan biaya. Karena itu, PAN hadir untuk membantu, mulai dari prosesi akad nikah hingga persiapan resepsi. Kami juga memberikan bantuan modal usaha agar para pasangan dapat memulai kehidupan baru dengan harapan memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik," ujar Putri dalam rilisnya, Sabtu (10/10).

Dari lebih dari 500 pendaftar, sebanyak 28 pasangan terpilih mengikuti program tersebut. Menurutnha, bantuan modal usaha diharapkan membantu pasangan merintis usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Salah satu peserta, Mustamirul Haq, mengaku terbantu dengan program tersebut. Ia bekerja sebagai satpam, sedangkan calon istrinya, Nurul, bekerja sebagai penari lepas. .

"Rencana menikah sudah dari tahun kemarin, tapi tabungan bsN ini sangat terbantu," kata Mustamirul.

PAN menegaskan seluruh pembiayaan program berasal dari dana partai serta sumbangan dan iuran kader PAN. Peserta tidak dipungut biaya selama mengikuti program.

(asa)
placeholder