Ledakan Ruko San Antonio Pakuwon City, 5 Korban Luka Dilarikan ke RS

CNN Indonesia
Selasa, 06 Okt 2026 09:01 WIB
Sebuah ledakan keras Dilaporkan terjadi di kompleks Ruko San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Surabaya, Selasa (6/10) pagi. Sumber kejadian masih diselidiki tim inafis.
Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka imbas ledakan keras yang menghantam kompleks Ruko San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Surabaya. CNN Indonesia/ Walid
Surabaya, CNN Indonesia --

Sebanyak lima orang dilaporkan mengalami luka-luka imbas ledakan keras yang menghantam kompleks Ruko San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Surabaya, Selasa (6/10) pagi.

Mereka dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M Rokhim membenarkan adanya proses evakuasi korban yang terdampak langsung oleh insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Info terakhir ada korban luka dibawa ke RS Haji. Ada lima [orang]," kata Rokhim.

Efek ledakan tersebut dilaporkan sangat dahsyat hingga mengakibatkan kerusakan parah di area ruko. Terkait pemicu pasti kejadian tersebut, petugas masih belum dapat memastikannya dan proses penyelidikan masih berjalan.

Rokhim menyebut saat ini Tim Inafis telah tiba di tempat kejadian perkara dan sedang melakukan proses identifikasi secara menyeluruh.

"Penyebab masih ditelusuri oleh pihak inafis di lokasi," ujar Rokhim.

Laporan awal mengenai peristiwa dahsyat tersebut diterima oleh Command Center 112 Surabaya pada pukul 07.11 WIB. Merespons laporan darurat itu, tim gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pengamanan area terdampak.

"Pukul 07.11 WIB Command Center 112 terima laporan adanya ledakan di sebuah ruko Jalan Kalisari Utara," bunyi keterangan resmi Command Center 112 Surabaya.

Fokus penanganan petugas saat ini adalah sterilisasi lokasi untuk mencegah potensi insiden susulan serta memastikan keselamatan warga di sekitar kompleks perumahan. Petugas di lapangan juga memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara untuk memperlancar proses evakuasi.

"Saat ini masih dalam penanganan oleh Tim Call 112. Warga diimbau mencari jalur alternatif lain karena akses jalan digunakan oleh mobil petugas," lanjut keterangan tersebut.

(frd/gil)
placeholder