Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Percepat Eliminasi TBC di Jawa

Kemendagri | CNN Indonesia
Selasa, 29 Sep 2026 12:42 WIB
Kemendagri
(Foto: dok Kemendagri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menyatakan bahwa integrasi strategi penting untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari pemenuhan pelayanan dasar kesehatan masyarakat.

Pada Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis Provinsi Jawa Tengah di Karanganyar, Wiyagus menyampaikan bahwa upaya tersebut diarahkan pada kolaborasi lintas sektor, khususnya di Pulau Jawa yang menjadi wilayah kunci dalam penanganan TBC secara nasional.

"Saya dengan Wamenkes juga bukan mengesampingkan provinsi lain, tetapi akan fokus di Pulau Jawa," ujar Wiyagus, Senin (28/9)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, percepatan eliminasi TBC perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penemuan kasus, penanganan, hingga pencegahan penularan. Pemerintah juga mendorong pengawasan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan di daerah serta pengembangan gerakan Desa Siaga TBC dengan melibatkan pilar desa dan kader masyarakat.

Dalam upaya memutus rantai penularan, Wiyagus menekankan pentingnya penelusuran kontak erat penderita dan pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT). Ia pun akan memantau secara berkala progres pemberian TPT untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.

"Nanti saya per minggu, per dua minggu saya pimpin langsung atau satu bulan saya hanya ngecek progres pemberian TPT saja kepada kontak erat," tambah Wiyagus.

Di sisi lain, Wiyagus mengapresiasi komitmen pemerintah daerah (Pemda), termasuk dalam penyusunan dokumen rencana aksi untuk mendukung percepatan eliminasi TBC.

Ia berharap agar sinergi lintas sektor terus terjaga sehingga berbagai langkah yang telah disiapkan dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.

"Kita akan terus bekerja karena ini amanah konstitusi dan mimpi besar dari Bapak Presiden untuk mengeliminasi posisi kita di peringkat kedua dunia TB," pungkas Wiyagus.

(rea/rir)
placeholder