Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut titik panas alias hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia mengalami penurunan.
"Jambi kemarin ada enam hotspot sekarang tinggal satu. Sumsel dari 17 jadi 11. Kalsel dari 68 jadi 23," ucap Raja Juli di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9).
Raja Juli menyampaikan salah satu perhatiannya hari ini adalah Kalimantan Tengah. Ia mengatakan angka titik panas di Kalimantan Tengah naik menjadi 673.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raja Juli pun menyampaikan ia tak tinggal diam dan selalu turun ke lapangan.
"Tapi saya kira konsentrasi utama kita memang masih di Kalteng dan Kalsel," ucap dia.
Raja Juli juga mengatakan Presiden RI Prabowo menaruh perhatian terhadap karhutla di lahan gambut.
"Saya kira sangat baik sekali Bapak Presiden punya concern soal gambut. Mungkin nanti kita akan diskusikan dan nanti saya sampaikan hasil ratas nanti ke teman-teman," ujarnya.
Pada Kamis (24/9) hari ini, Prabowo mengundang sejumlah akademisi ke Istana Kepresidenan Jakarta membahas penanganan karhutla.
Beberapa di antaranya adalah Bagus Muljadi dari Nottingham University, Azwar Maas dari Universitas Gadjah Mada, Zakaria Amsari (Universiras Tanjungpura), hingga Indratmo Soekarno dari ITB.
Selain itu, hadir juga sejumlah jajaran menteri, seperti Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dan Kepala BRIN Arif Satria.
(mnf/fra)
