Sebanyak 26.386 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan 99 kegiatan masyarakat, mulai dari aksi demo dan kegiatan lainnya di wilayah Jakarta pada Kamis (24/9) hari ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan setidaknya ada 73 aksi penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya yang akan digelar pada hari ini.
"Sebanyak 26.386 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI, dan Pamdal DPR-MPR untuk kesiapan di 99 kegiatan masyarakat," kata Budi kepada wartawan, Kamis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara rinci 4.020 personel dikerahkan untuk mengamankan demo di kawasan Monas, kemudian 4.051 personel dikerahkan mengamankan demo di sekitar Bundaran HI, Dukuh Atas dan Thamrin, serta 3.633 personel dikerahkan untuk mengamankan demo di depan Gedung DPR/MPR.
Selanjutnya, 296 personel mengamankan kegiatan di TMII, 197 personel mengamankan kegiatan di Kementerian Pertanian dan Danantara, hingga 102 personel mengamankan kegiatan di Komnas HAM dan Pengadilan Tinggi.
Selain itu, khusus untuk anggota polisi lalu lintas (polantas) ada sebanyak 2.055 personel yang diterjunkan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas.
"Untuk (demo) di Bundaran HI, sekitar Bundaran HI disepakati di depan UOB, itu pelaksanaan dari peserta buruh. Begitu juga dengan yang ada di DPR dan MPR RI, gabungan dari mahasiswa dan buruh dan masyarakat tani yang akan melaksanakan aksi lebih kurang 600 sampai dengan 750 orang massa," tutur Budi.
"Terkait tentang (aksi demo di) Silang Monas ataupun di sekitaran Monas, Silang Selatan, ini juga dari massa ada aksi Kamisan yang memang rutin melaksanakan penyampaian pendapat di setiap hari Kamis. Begitu juga ada gabungan dari elemen mahasiswa dan gabungan dari buruh dan ketenagakerjaan," sambungnya.
Budi mengimbau kepada seluruh seluruh koordinator peserta aksi dan para penanggung jawab untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai, mengikuti ketentuan yang berlaku serta menjaga fasilitas umum.
"Polri hadir untuk demokrasi. Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus sama-sama kita hormati. Kepolisian dan unsur pengamanan hadir memberikan pelayanan dan pengawalan agar dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab," ucap dia.
Lebih lanjut, Budi menyampaikan pihaknya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kemacetan imbas aksi demo.
Kepolisian pun mengimbau kepada masyarakat yang akan melintas sekitar lokasi demo, untuk bisa menggunakan jalan alternatif.
(dis/gil)
