Kebakaran yang melanda permukiman warga di dekat Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan Teuku Nyak Arif diduga dipicu korsleting listrik.
"Dugaan peyebab korsleting listrik," kata Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan dalam keterangannya, Selasa (22/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keterangan saksi, api diduga berawal dari warteg dan menjalar ke bengkel ban. Sementara, pemilik warteg mengaku melihat api dari sebuah kontrakan yang berada dekat lampu merah dan api menjalar ke arah belakang bagian rumah.
"Warga berusaha memadamkan api menggunakan APAR namun gagal," ucap Sjukri.
Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran dan 128 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan si jago merah. Proses pemadaman dimulai pada pukul 20.41 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan pukul 21.33 WIB.
Berdasarkan pendataan sementara, luas area yang terbakar ditaksir seluas 1.100 m². Kemudian, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) atau 180 jiwa terdampak akibat kebakaran ini.
"Korban luka nihil, korban jiwa nihil," kata Sjukri.

