Prabowo Singgung 2 Tahun Pemerintahan Momentum Pas untuk Reshuffle

CNN Indonesia
Sabtu, 19 Sep 2026 13:15 WIB
Presiden Prabowo menilai dua tahun kepemimpinannya adalah waktu tepat untuk reshuffle kabinet. Ia menekankan evaluasi kinerja secara terus-menerus.
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto menyebut dua tahun kepemimpinannya jadi momentum yang tepat jika hendak kembali me-reshuffle Kabinet Merah Putih.

Ia berpendapat dua tahun bekerja sudah menjadi waktu yang cukup bagi jajarannya untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Prabowo menyampaikan itu dalam merespons pertanyaan apakah momentum menjelang dua tahun kepemimpinannya ini jadi momen yang tepat untuk melakukan reshuffle kabinet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira itu sesuatu yang logis ya, dua tahun. Jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya, dan sebagainya," ucap Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab Jumat (18/9).

Prabowo mengatakan ia selalu mengevaluasi kinerja jajarannya secara terus menerus, tanpa henti.

Di sisi lain, Prabowo menyebut timnya sudah bekerja dengan sangat baik.

Ia mencontohkan misalnya, target swasembada pangan yang dicapai dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan target yang dipatok.

Di awal kepemimpinannya, ia menargetkan mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu empat tahun. Namun, Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman mampu mencapainya dalam waktu satu tahun.

Pada saat yang sama, Prabowo mengatakan kalaupun ada reshuffle, alasannya bisa sangat beragam.

Ia hanya memastikan akan mengedepankan kapabilitas dan kemampuan di masing-masing pos kementeriannya.

"Jadi kalaupun nanti ada reshuffle, saya kira antara lain untuk promosi orang, tentunya kita organisasi ini kita selalu harus cari benar-benar the right man in the right place, kompetensi, dan kalau ada yang mungkin dia enggak cocok di tempat itu ya kita harus, tadi kita harus mampu untuk mengganti orang yang benar," ujar dia.

Selama kepemimpinannya sejak Oktober 2024, Prabowo terhitung telah enam kali melakukan reshuffle kabinet.

Untuk pertama kali, Prabowo melakukan reshuffle pada Februari 2025 lalu. Saat itu, kursi Mendiktisaintek yang diduduki Satryo Soemantri Brodjonegoro digantikan Brian Yuliarto.

Teranyar, Prabowo baru saja mengganti posisi Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026. Kursi Menkeu yang sebelumnya dijabat Purbaya Yudhi Sadewa kini digantikan oleh Suahasil Nazara yang merupakan Wamenkeu Purbaya.

(mnf/wis)
placeholder