Kronologi Serda Ahmad Muzammil Tewas Dianiaya Senior di Lanud Halim

CNN Indonesia
Rabu, 16 Sep 2026 10:27 WIB
Ilustrasi korban tewas
Anggota TNI AU Serda Ahmad Muzammil meninggal dunia usai diduga dianiaya oleh seniornya di Mess Psikologi Galaksi Komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (9/9). Ilustrasi (iStock/aradaphotography)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota TNI AU Serda Ahmad Muzammil meninggal dunia usai diduga dianiaya oleh seniornya di Mess Psikologi Galaksi Komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (9/9).

Komandan Puspom TNI AU Marsda Daan Sulfi menjelaskan peristiwa itu bermula pada Selasa (8/9). Saat itu, salah satu tersangka Serda MTS menelepon juniornya Serda RP untuk meminta bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya si seniornya meminta tolong untuk titip bahwa dia akan dinas. Dinasnya akan tugas luar ke luar kota untuk memasukkan data namanya ke pesawat Angkatan Udara. Nah, jadi masalahnya di situ," kata Daan dalam konferensi pers, Rabu (16/9).

Namun di tengah obrolan, Serda RP menutup telepon. Serda MTS jengkel, tersinggung dan marah karena hal itu.

Keesokan harinya pada Rabu (9/9) sekitar pukul 21.10 WIB, para junior dikumpulkan oleh Serda MTS untuk diberi pembinaan.

"Kemudian Serda RP langsung diberikan tindakan berupa push up dan sit up sebanyak 100 kali oleh Serda MTS," katanya.

Sekitar pukul 21.40, rekan Serda MTS yakni Serda MAD, Serda AH dan Serda JM tiba di lokasi.

Saat itu, Serda JM memukul korban Serda Ahmad Muzammil sebanyak tiga kali dengan tangan kosong. Korban dipukul di bagian dada.

Setelah menerima pukulan ketiga, korban langsung jatuh jongkok dan lemas. Korban lalu terjatuh dan pingsan.

Menurut Daan, Serda JM saat itu hendak memberi nasihat kepada Serda Ahmad Muzammil. Namun, Serda JM juga memukul Serda Ahmad Muzammil.

"Serda JM itu inisiatif untuk memberikan santiaji (nasihat), mengasih tahu bahwa karena almarhum ini paling senior di antara tiga orang itu. Jadi, intinya bahwa kamu harus ngasih tahu ke adik-adikmu, itu adalah tanggung jawab adik-adikmu," kata Daan.

"Namun, ditambahkannyalah oleh dia itu, bahwa ya konsekuensinya kalau misalkan jadi senior ya harus bertanggung jawab. Ini adalah peringatan dari saya begitu kan. Tapi peringatan itu malah dilakukan penganiayaan," imbuh dia.

Saat korban tidak sadar, para pelaku membawa ke rumah sakit terdekat. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.45 WIB.

Puspom TNI AU menetapkan empat tersangka dalam kasus itu. Keempatnya adalah Serda MTS, Serda MAD, Serda JM dan Serda AH.

(yoa/fra)
placeholder