Karhutla di Sejumlah Gunung Jatim Belum Padam, Wisata Ditutup

CNN Indonesia
Senin, 14 Sep 2026 09:24 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Malang melakukan proses pendinginan  kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026). Dalam penanganan kebakaran tersebut, BB TNBTS dibantu 102 petugas da
Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran hutan di Jawa Timur, termasuk di Gunung Bromo dan Gunung Semeru, dengan pemantauan dan penanganan intensif. (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah kawasan gunung di Jawa Timur.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, kepulan asap masih terpantau di kawasan Gunung Kursi dan sekitar Jemplang.

Berdasarkan informasi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), kebakaran pertama kali diketahui pada Kamis (10/9) pukul 16.30 WIB di kawasan Savana Pengol dan kemudian berkembang ke arah Gunung Kursi. Pada Sabtu (12/9), api kembali muncul di kawasan Pengol dan akibat angin kencang bergerak hingga mencapai Pos Jemplang sekitar pukul 16.20 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga Minggu (13/9), penanganan masih dilakukan oleh tim gabungan melalui pemadaman dan pembasahan dari jalur darat pada lokasi yang dapat dijangkau. Operasi water bombing belum dapat dilakukan karena kondisi angin yang kencang," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Senin (14/9).

Sementara itu, di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, hasil observasi udara pada Sabtu menggunakan Helikopter PK-DAP menunjukkan masih terdapat kepulan asap di kawasan gunung tersebut. Selain itu, titik api baru terpantau di sekitar Pos 3 jalur pendakian.

Tim gabungan melalui jalur darat telah melakukan pemadaman bara api di Pos Watu Rejeng untuk memastikan bara benar-benar padam dan mencegah potensi penjalaran ke wilayah yang lebih rendah.

"Titik api di sekitar Pos 3 belum dapat ditangani secara langsung karena kondisi medan yang terjal sehingga perkembangannya dipantau dari Pos Watu Rejeng dan Pos 2," ucap Berton.

Lalu, kawasan Gunung Argopuro, Kabupaten Jember, kepulan asap masih terpantau dan sejumlah titik api berada di wilayah lereng yang sulit dijangkau. Titik api masih terpantau di Gunung Gilap dan Cikasur, Aeng Kenek di Area Cemara Lima, serta Gunung Pinggang.

Berton mengatakan tim gabungan telah melakukan pemadaman secara manual menggunakan metode gepyok di kawasan Aeng Kenek. Saat ini kawasan Gunung Argopuro juga tertutup kabut sehingga pemantauan terus dilakukan.

"Perhutani KPH Jember turut melakukan patroli dan pemantauan di kawasan tersebut, sementara tim gabungan melanjutkan penanganan pada lokasi yang dapat dijangkau," ujarnya.

Adapun di kawasan Gunung Kawinajang, Kabupaten Blitar, hasil observasi udara menggunakan Helikopter PK-DAP pada Minggu menunjukkan kepulan asap tebal.

Selain itu, hasil pemantauan menunjukkan ada titik api yang mengarah menuju wilayah Savana Gunung Butak, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Blitar dan BPBD Kabupaten Malang terus melakukan asesmen dan pemantauan terhadap perkembangan titik api serta kondisi wilayah di sekitar lokasi.

Berton menyebut hingga Minggu, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian karhutla di sejumlah lokasi tersebut. Kemudian, untuk dampak kejadian masih dalam proses pendataan.

"Tim gabungan terus melakukan penanganan dengan menyesuaikan kondisi medan, cuaca, akses menuju lokasi, dan keselamatan personel," ucap dia.

BNPB mengingatkan masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi arahan petugas, termasuk ketentuan penutupan kawasan wisata.

"Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap kepada petugas atau pemerintah daerah setempat," tutur dia.

Wisata ditutup total

Kawasan wisata Gunung Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi ditutup total dari seluruh aktivitas wisata menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda kawasan tersebut.

Api yang muncul pada Kamis sore (10/9) di Savana Pengol, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, kini telah merambat hingga ke Bukit Teletubbies dan Gunung Kursi, Sabtu (12/9).

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengumumkan penutupan tersebut berlaku mulai Sabtu (12/9) hingga waktu yang belum ditentukan. Hal itu juga diumumkan melalui pengumuman resmi bernomor PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026.

"Penutupan diberlakukan sejak Sabtu, 12 September 2026 sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kebakaran, proses penanganan dan pemadaman, serta keamanan kawasan," kata Rudijanta.

(dis/isn)
placeholder