Polisi: 3 Barang Ditemukan di Selat Sunda Bukan Milik Wartawan Hilang

tim | CNN Indonesia
Minggu, 13 Sep 2026 12:40 WIB
Prajurit TNI AL awak KRI Kerambit-627 berusaha mengangkat benda yang ditemukan mengapung saat operasi pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Jumat (11/9/2026). Tim SAR gabungan memperluas
Polda Banten memastikan barang-barang yang ditemukan di Selat Sunda bukan milik wartawan yang hilang, termasuk helm dan life jacket. (FOTO:ANTARA/Angga Budhiyanto).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah barang ditemukan di sekitar perairan Selat Sunda sebelah timur Pulau Rakata pada Sabtu (12/9). Polisi memastikan itu bukan milik rombongan wartawan yang hilang.

Polda Banten melalui Ditpolairud tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang yang ditemukan oleh kapal KN SAR Tetuka di sekitar perairan tersebut.

Barang-barang tersebut terdiri dari satu buah helm plastik berwarna merah, satu buah jeriken plastik berwarna biru dengan tutup hitam, serta dua buah life jacket berwarna oranye.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan barang-barang temuan tersebut telah diserahterimakan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal (rombongan wartawan)," ujar Maruli.

Ia menjelaskan life jacket yang tersedia di kapal milik rombongan wartawan yang hilang berwarna merah, kuning dan ungu, serta tidak memiliki tulisan MILLES.II.

Sementara itu, mengenai jeriken berwarna biru, Maruli mengatakan berdasarkan pemeriksaan diketahui isi jeriken mengeluarkan aroma minyak sayur dan bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan KM Arupadhatu 1.

Selain itu, terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dengan jeriken milik kapal. Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih dan polos tanpa penanda.

Sementara itu, jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup berwarna hitam dan terdapat tulisan pada bagian jeriken.

Adapun satu buah helm plastik berwarna merah juga dinyatakan bukan milik KM Arupadhatu 1 karena kapal tersebut tidak memiliki maupun menyediakan helm jenis tersebut di atas kapal.

Maruli pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi," ujar Maruli.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/ins)
placeholder