Gibran Minta RS Siap Tangani Korban Karhutla di Banjarbaru

CNN Indonesia
Jumat, 11 Sep 2026 00:01 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (ketiga kanan) dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago (kanan) menggendong salah satu bayi yang dirawat di tenda darur
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ketika mengunjungi korban gempa di RSUD TC Hillers, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (20/8/2026). (ANTARA FOTO/Johanes Viandinando)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya kesiapan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama bagi kelompok rentan.

"Di tengah penanganan karhutla, menjaga keselamatan dan kesehatan warga, terutama kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas adalah bagian penting," kata Gibran saat meninjau Rumah Sakit Daerah Idaman di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9), dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gibran memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan kesehatan di daerah itu agar masyarakat yang terdampak karhutla dapat memperoleh penanganan secara cepat dan tepat, khususnya ketika membutuhkan layanan medis akibat kondisi lingkungan yang terdampak asap.

Ia meminta rumah sakit memastikan ketersediaan obat, oksigen, tempat tidur, tenaga kesehatan, serta sistem rujukan, sehingga kebutuhan pelayanan medis bagi warga terdampak dapat dipenuhi secara cepat ketika kondisi darurat membutuhkan penanganan.

"Rumah sakit harus siap, terutama untuk anak-anak dan kelompok rentan. Obat, oksigen, tempat tidur, tenaga kesehatan, dan sistem rujukan harus dipastikan tersedia ketika dibutuhkan," katanya.

Gibran juga mengapresiasi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama kondisi karhutla, karena kesinambungan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam melindungi warga selain upaya penanganan kebakaran.

"Terima kasih untuk Bapak-Ibu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang terus melayani masyarakat selama kondisi karhutla," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga berbincang dengan pasien dan keluarga pasien untuk mengetahui kondisi pelayanan yang diterima, termasuk keluarga yang membawa anak dengan keluhan batuk dan pilek setelah terpapar asap karhutla.

Siti Fatimah, ibu yang membawa anaknya berobat, mengatakan pelayanan di RSD Idaman Banjarbaru sudah baik dan rumah sakit tersebut menjadi salah satu tempat keluarganya mendapatkan layanan kesehatan ketika anak-anak mengalami gangguan kesehatan.

Sementara itu, Puji Lestari, seorang ibu hamil, mengaku dirinya membatasi aktivitas di luar rumah ketika kondisi asap cukup tebal serta rutin mengonsumsi vitamin dan kalsium dari puskesmas sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan selama karhutla.

"Jadi saya tidak ke mana-mana, minum vitamin saja dari puskesmas. Sudah periksa hamil rutin. Minum kalsium juga dari puskesmas," ujar dia.

(antara/fra)
placeholder