Srikandi Demokrat Dorong Kader Perempuan Kerja Nyata untuk Masyarakat

CNN Indonesia
Jumat, 11 Sep 2026 01:01 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (depan, kedua kiri) bersama Ketua Srikandi Partai Demokrat Annisa Pohan (depan, tengah) memotong tumpeng disaksikan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (depan, kiri), Ketua
Ilustrasi. Srikandi Demokrat dorong kader perempuan turun ke masyarakat. (Arsip foto DPP Partai Demokrat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Yudhoyono menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan peran strategis perempuan dalam politik serta pengabdian masyarakat dan mendengarkan langsung aspirasi rakyat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelantikan struktur organisasi baru Srikandi Demokrat.

"Srikandi Demokrat mendorong seluruh jajaran dan kader perempuan untuk bergerak bersama, memperkuat jaringan, meningkatkan kapasitas kader, serta menghadirkan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Annisa lewat keterangan tertulis, Kamis (10/9).

Annisa mengatakan pelantikan tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi diharapkan mampu menjadi kekuatan yang efektif dalam menjalankan program-program organisasi sekaligus menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Srikandi Demokrat, kata Annisa, diharapkan menjadi ruang bagi perempuan untuk berkembang, menyampaikan gagasan, membangun kepemimpinan, serta memberikan kontribusi nyata.

"Srikandi Demokrat harus menjadi kekuatan perempuan yang solid, bergerak bersama, dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita rapatkan barisan, kita bangun kekuatan, dan kita bekerja bersama untuk memenangkan setiap perjuangan," kata Annisa.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Srikandi Demokrat Ratnawati menekankan de depan, Srikandi Demokrat akan terus mendorong penguatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan, memperluas jaringan organisasi, serta menjalankan berbagai program yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyoroti berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, khususnya tekanan daya beli yang dihadapi oleh kelompok kelas menengah.

Hal itu disampaikan AHY ketika memaparkan agenda prioritas ekonomi dalam arah perjuangan Partai Demokrat ke depan.

AHY menilai pemerintah dan para pembuat kebijakan tidak boleh menutup mata terhadap kenyataan di lapangan, yakni banyak keluarga dan pelaku usaha kecil masih harus berjuang keras di tengah kenaikan biaya hidup.

"Survei-survei nasional juga menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok, pemberantasan korupsi, lapangan pekerjaan dan kemiskinan, masih menjadi perhatian utama rakyat. Tekanan itu nyata. Lapangan pekerjaan yang berkualitas belum cukup. Daya beli banyak keluarga masih tertekan. Kelas menengah menghadapi biaya hidup yang semakin berat," ujar AHY dalam Pidato Politik Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat, di Kantor DPP Partai Demokrat, Sabtu (5/9).

(dis/dal)
placeholder