Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang ke 3 Korban

CNN Indonesia
Selasa, 08 Sep 2026 10:14 WIB
Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang ke 3 Korban
Ilustrasi. Pencari kerja memadati sebuah toko di Jakarta yang membuka lowongan kerja dengan mengadakan sesi interview langsung di tempat. (CNN Indonesia/Ramadhan Nur Fadillah).
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkap fakta baru terkait viral lowongan pekerjaan (loker) bodong yang terjadi di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pihak perusahaan diketahui sudah mengganti rugi uang milik para korban.

"Untuk korban diganti rugi ada tiga orang. Yang di mana di situ bernama inisial RM, perempuan EM, dan perempuan DB," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Theodorus kepada wartawan, Selasa (8/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan Theo, setelah dugaan loker bodong itu viral di media sosial, pihaknya langsung melakukan mediasi antara korban dengan perusahaan.

Theo menyebut dalam proses itu, pihak korban juga tidak membuat laporan. Sebab, korban hanya ingin uangnya dikembalikan.

"Kalau untuk ganti rugi itu bervariatif, ada yang Rp50 ribu, ada yang Rp30 ribu dan Rp1,8 juta," ujarnya.

Theo menuturkan pihaknya juga telah menelusuri perusahaan yang membuka loker tersebut. Hasilnya, perusahaan itu memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB) dan legal.

"Perusahaannya semuanya legal, tercatat dan memang sudah beberapa kali perusahaan tersebut memang sudah pernah menyalurkan tenaga kerja dari pihak perusahaan tersebut," ucap dia.

Kepada polisi, perusahaan membenarkan bahwa mereka meminta uang kepada para pelamar kerja. Dalihnya, uang tersebut adalah uang pendaftaran.

Kata Theo, permintaan uang pendaftaran kepada pelamar kerja itu juga tertuang dalam perjanjian. Dalam perjanjian itu juga disebutkan bahwa uang akan dikembalikan setelah 40 hari.

"Untuk klausul perjanjian ada. Di mana klausul perjanjian tersebut menyatakan bahwa uang akan kembali pada waktu 40 hari. Untuk korban-korban ini belum 40 hari. Karena kekhawatiran mereka uangnya mungkin dibawa lari dengan viralnya tersebut, mereka speak up di situ, tetapi untuk saat ini dana semua sudah dikembalikan oleh pihak perusahaan," tutur Theo.

Sebelumnya, polisi tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan dengan modus lowongan pekerjaan (loker) bodong yang terjadi di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dugaan penipuan modus loker bodong ini diketahui turut viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @badanperwakilannetizen2.

"Kami sudah mengumpulkan bukti-bukti di sana dan juga kami sudah membawa empat orang calon korban yang di mana karena belum ada LP (Laporan Polisi), kami mengambil keterangan awalnya dulu di Polsek Pasar Minggu," kata Theo kepada, Jumat (4/9).

(ugo/dis)
placeholder