6 Jam Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang, Api Belum Padam

CNN Indonesia
Minggu, 06 Sep 2026 19:08 WIB
Kebakaran melanda pabrik plastik PT Technoplastika di Tangerang. Proses pemadaman berlangsung enam jam, tanpa korban jiwa. Penyebab masih diselidiki.
Ilustrasi. Kebakaran melanda pabrik plastik PT Technoplastika di Tangerang. Proses pemadaman berlangsung enam jam, tanpa korban jiwa. Penyebab masih diselidiki. (Foto: istockphoto/THEGIFT777)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran melanda pabrik plastik milik PT Technoplastika Prima Perdana di Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (6/9). Hingga enam jam setelah kebakaran dilaporkan, petugas masih berjibaku memadamkan api.

Pantauan CNN Indonesia di lokasi, kobaran api masih terlihat melahap bangunan pabrik. Asap hitam tebal juga membubung tinggi dari area yang terbakar.

Kebakaran tersebut membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga bahkan terlihat mengevakuasi barang-barang berharga dari rumah mereka karena khawatir api merambat ke permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi pabrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, TNI, dan Polri masih melakukan proses pemadaman.

Komandan Peleton (Danton) BPBD Kabupaten Tangerang, Amirudin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.08 WIB. Titik awal api diduga berasal dari ruang produksi pabrik.

"Saat ini, kami dapat memastikan bahwa ada tiga bangunan yang terbakar dengan luas sekitar 12 ribu meter persegi," ujar Amir di lokasi.

BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 70 personel untuk menangani kebakaran tersebut.

Proses pemadaman telah berlangsung sekitar enam jam sejak laporan diterima. Namun, hingga Minggu sore, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Amir mengatakan proses pemadaman terkendala oleh jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran serta embusan angin kencang.

"Karena ini pabrik plastik, material yang berada di dalam padat dan sangat mudah terbakar, itulah sebabnya api menyebar begitu cepat," ungkapnya.

Amir memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

(dod/wis)
placeholder