Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September Imbas Erupsi Anak Krakatau

CNN Indonesia
Minggu, 06 Sep 2026 16:22 WIB
Pemprov DKI Jakarta terapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 7 September 2026 akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pemprov DKI Jakarta terapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 7 September 2026 akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) terhitung mulai Senin, 7 September 2026, imbas sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pembelajaran jarak jauh berlaku bagi sekolah PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, SMA, SMK Negeri dan Swasta yang berada di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, 7 September 2026 sampai pemberitahuan berikutnya," demikian keterangan akun resmi Pemprov DKI Jakarta di Instagram, dikutip Minggu (6/9). 

Pemprov DKI Jakarta menyatakan penerapan PJJ adalah langkah antisipatif untuk melindungi anak-anak dari paparan abu vulkanik.

"Kesehatan anak menjadi prioritas kami, karena mereka termasuk ke dalam golongan rentan," tulis akun resmi Pemprov DKI. 

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah mencapai sejumlah wilayah di Jakarta. Gubernur DKI Pramono Anung pun mengimbau warga Jakarta tetap tenang dan waspada.

Pramono mengatakan Gunung Anak Krakatau saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan apabila wilayah tempat tinggal mereka mulai terdampak abu vulkanik.

Pram tak lupa mengimbau warga mengambil langkah pencegahan mengurangi dampak abu vulkanik, antara lain dengan memakai masker, menutup pintu, jendela, serta sumber air. Membatasi aktivitas di luar ruangan.

(tim/wis)
placeholder