BREAKING NEWS

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Jakarta

CNN Indonesia
Minggu, 06 Sep 2026 05:49 WIB
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat rangkaian letusan yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam tersebut terindikasi sebag
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang erupsi sejak Jumat (4/9) malam, tercatat sudah sampai ke wilayah Jakarta.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap data sebaran abu vulkanik per pukul 04.00 WIB, Minggu (6/9). Ada dua klaster sebaran abu Gunung Anak Krakatau.

"Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada 6 September 2026 pukul 04.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," tulis BMKG dalam situs resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Klaster pertama yakni ke arah Jakarta, Banten dan Jawa barat. Sebaran abu mencapai ketinggian 20 ribu kaki.

"Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20.000 ft teramati ke arah Timur Laut-selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya," tulis pihak BMKG.

Sementara itu, sebaran dari permukaan hingga ketinggian 50.000 kaki teramati ke arah barat daya-barat laut. Wilayah ini mencakup sebagian Banten hingga Lampung.

"Mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung dan Banten," tulis pihak BMKG.

Efek sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang sudah mencapai wilayah Jakarta dan Banten membuat Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ditutup sementara hingga pukul 09.30 WIB.

(tim/har)
placeholder