Update Santri di Sidoarjo Korban Keracunan MBG Tembus 746 Orang

CNN Indonesia
Jumat, 04 Sep 2026 12:17 WIB
Santri yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan medis di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan saat ini seluruh pihak terkait fokus memastik
Ratusan santri keracunan MBG di Sidoarjo. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Surabaya, CNN Indonesia --

Jumlah korban dugaan keracunan massal usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, dan sejumlah sekolah di Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kini bertambah menjadi 746 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmita Herawati mengatakan, angka tersebut merupakan data pasien yang berhasil dihimpun pihaknya, baik yang masuk ke rumah sakit maupun yang melaporkan diri saat berobat ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) seperti dokter praktik swasta, bidan, maupun Puskesmas.

"Update korban keracunan makanan Ponpes Manbaul Hikam yang merasakan keluhan dan mendapatkan perawatan medis di fasyankes, total ada 746 pasien," kata Lakhsmita saat dikonfirmasi, Jumat (4/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari total tersebut, Lakhsmita merinci sebanyak 23 pasien masih menjalani rawat inap. Sementara itu, 723 pasien lainnya sudah berstatus rawat jalan.

"Saat ini, data terakhir adalah masih rawat opname itu 23 orang. Kemudian yang sudah kita rawat jalankan ya, artinya sudah berobat jalan itu 723," ujar dia.

Seperti diketahui, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar di 19 sekolah pada kawasan Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Mereka mengalami gejala mual, muntah hingga pusing setelah mengonsumsi menu MBG yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin, berupa nasi putih, orak arik telur, tempe bumbu bali, sayur tumis buncis baby corn, dan buah apel, pada Selasa (1/9) siang.

(frd/dal)
placeholder