TPA Putri Cempo Solo Kebakaran, Gunungan Sampah Terlihat Membara
Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (2/9) malam ini.
Kobaran api membakar gunungan sampah yang berada di Blok B. Api terlihat membesar di gunungan sampah tersebut.
Sementara itu, mobil pemadam kebakaran sudah terlihat di lokasi untuk menjinakkan Si Jago Merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang warga sekitar, Rama (33), mengaku awalnya melihat adanya cahaya berwarna oranye. Setelah keluar rumah, dirinya menyadari adanya kebakaran di TPA Putri Cempo.
"Kejadiannya setengah tujuh, habis Magrib. Dari rumah kelihatan ada cahaya oranye. Saya kira rumah yang terbakar," kata Rama di sekitar lokasi kebakaran malam ini, dikutip dari detikJateng.
Ia mengaku kaget melihat kobaran api yang membumbung tinggi.
"Saya keluar rumah, ternyata yang kebakaran Putri Cempo. Terus saya lari lihat dari dekat sini, kaget ternyata Putri Cempo terbakar," ucapnya.
Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran masih mencoba memadamkan api.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, puluhan armada pemadam kebakaran dikerahkan dari Kota Solo dan Kabupaten Karanganyar. Ratusan petugas tampak mendaki gunung sampah untuk memadamkan api yang terus menjalar.
Lurah Mojosongo Katarina Kartika mengatakan laporan tentang insiden kebakaran di TPA Putri Cempo mulai masuk sebuah pukul 18.00 WIB.
"Saya ditelepon sama Pak RW 30 katanya Putri Cempo kebakaran. Terus setelah itu dari Pak RW 39 juga telepon saya," kata Katarina di lokasi.
Beruntung, lokasi blok C dan D cukup jauh dari RW 30 dan RW 39 yang merupakan permukiman terdekat dari TPA Putri Cempo sehingga api tidak sampai mengancam keselamatan warga.
"Masih aman. Untuk sementara masih aman," kata dia.
Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus berkoordinasi untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.
Badan penanggulangan bencana Daerah (BPBD} telah berkoordinasi dengan Kelurahan Mojosongo untuk mendirikan dapur umum. Selain itu, tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Solo dan relawan juga sudah bersiaga di lokasi.
"Tadi dari BPBD sudah hubungi kita kalau mau mendirikan dapur umum di kelurahan. Terus ini tadi juga dari tim medis dan dari relawan-relawan sudah standby.
Hingga saat ini belum diketahui pemicu dari kebakaran yang terjadi di blok c dan d TPA Putri jempol. Menurut Katarina, kebakaran di TPA Putri Cempo biasa terjadi selama musim kemarau karena cuaca ekstrem.
(tim/syd/kid)
