Erupsi Gunung Sinabung, Dua Kecamatan Diselimuti Abu Vulkanik

CNN Indonesia
Senin, 31 Agu 2026 16:54 WIB
Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi di Desa Kuta Rakyat, Naman Teran, Karo, Sumatera Utara, Kamis (11/3/2021). Gunung Sinabung erupsi dengan tinggi kolom 3.000 meter di atas puncak. ANTARA FOTO/Sastrawan Ginting/Lmo/aww.
Erupsi Gunung Sinabung membuat wilayah Kecamatan Berastagi dan Kecamatan Kabanjahe diselimuti abu pekat. (ANTARA FOTO/Sastrawan Ginting)
Medan, CNN Indonesia --

Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara erupsi dengan ketinggian kolom abu sejauh 3.500 meter di atas puncak pada Senin (31/8) sekitar pukul 10.17 WIB.

Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen Putra mengatakan abu vulkanik terbawa angin ke arah timur dan tenggara hingga membuat wilayah Kecamatan Berastagi dan Kecamatan Kabanjahe diselimuti abu pekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari laporan sementara, abu vulkanik terbawa hingga ke wilayah Berastagi, terus ke Kabanjahe. mungkin bisa ke lebih jauh lagi gitu," ujar Armen Putra kepada CNNIndonesia.com, Senin.

Armen menjelaskan setelah erupsi pertama dengan ketinggian kolom abu sejauh 3.500 meter di atas puncak, Gunung Sinabung terus mengeluarkan erupsi dengan ketinggian 500 meter di atas puncak.

"Erupsi yang pertama ketinggian kolom abu mencapai 3.500 meter. Lalu diikuti dengan erupsi terus-menerus hingga sampai saat ini masih berlangsung. Kalau sampai saat ini ketinggian kolom abu sekitar 500 meter," jelasnya.

Dia mengimbau masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius 6 km untuk sektoral selatan-timur.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar. Pemkab Karo agar berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Pos Pengamatan Gunung api Sinabung," bebernya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Gunung Sinabung terakhir kali mengalami erupsi pada Tahun 2022. 

(fnr/isn)
placeholder