Polda Ungkap Kondisi Poslantas di Flyover Slipi Pascaricuh 27 Agustus

CNN Indonesia
Jumat, 28 Agu 2026 11:54 WIB
Polda Ungkap Kondisi Poslantas di Flyover Slipi Pascaricuh 27 Agustus
Bangunan pos lalu lintas di bawah flyover Slipi, Jakarta Barat, mengalami kerusakan pascadibakar massa. (CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pos lalu lintas (Poslantas) di bawah jalan layang (flyover) Slipi, Jakarta Barat, rusak parah setelah dibakar massa yang ricuh usai aksi di depan DPR pada Kamis (27/8) sore hingga malam.

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo menyebut pos lalu lintas yang berada di tengah maupun di pinggir kawasan Slipi menjadi sasaran perusakan massa.

"Pos lalu lintas Slipi, baik yang di tengah maupun yang di pinggir, dirusak massa," ujarnya kepada wartawan, Jumat (28/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain pos yang rusak, ia menyebut sebagian separator Transjakarta juga belum dirapikan pascakericuhan yang berlangsung hingga dini hari di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan akibat pembakaran tersebut pos lalu lintas Slipi untuk sementara waktu tidak bisa digunakan.

"Kalau yang dirusak sementara bangunan saja. Kebetulan ini pos tetap, tapi untuk sarana di dalam ada AC, ada kaca dan lain sebagainya. Itu saja yang dirusak," jelasnya.

Lebih lanjut, Sudarmo mengatakan aksi perusakan itu bukan pertama kali terjadi. Menurutnya pos yang sama juga pernah dirusak dalam aksi pada 2025 lalu.

"Tahun 2025 sama juga kejadiannya. Ini dirusak juga. Ini yang kedua kali," kata dia.

Lima truk dirusak massa di Kemanggisan

Tak jauh dari lokasi Slipi itu, Petugas kepolisian bersama sektor terkait telah mengevakuasi lima unit truk di wilayah Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, yang dirusak massa kemarin.

Sudarmo mengatakan bahwa evakuasi berlangsung pada Jumat pagi tadi, sekitar dua jam, mulai 05.30 WIB.

"Sudah dievakuasi. Tadi saat penormalan jam 05.30 WIB sampai selesai tadi jam 07.30 WIB. Tadi sudah dievakuasi semua, ada lima truk tadi," kata Sudarmo dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, pihaknya membantah adanya aksi pembakaran truk.

"Di Kemanggisan kalau truk yang dibakar tidak ada. Memang ada perusakan, namun tidak ada pembakaran, enggak ada," kata Sudarmo.

(tfq/antara/kid)
placeholder