Botok Aktivis Pati Ikut Hadiri Rapat Paripurna DPR

CNN Indonesia
Kamis, 27 Agu 2026 11:21 WIB
Sejumlah massa aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) ikut menghadiri rapat paripurna ke-3 DPR masa sidang I 2026-2027 di tengah pelaksana aksi mereka di depan kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/8).
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono Alias Botok mengikuti Rapat Paripurna Ke-3 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (CNN Indonesia/Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah massa aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) ikut menghadiri rapat paripurna ke-3 DPR masa sidang I 2026-2027 di tengah pelaksana aksi mereka di depan kompleks parlemen.

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok hadir bersama sejumlah rekan massa aksi, dengan hanya mengenakan kaos hitam dan pakaian seadanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka yang duduk di balkon rapat, akan menyaksikan laporan Komisi III DPR terkait hasil pembahasan RUU Perampasan Aset yang saat ini masih dalam tahap penyerapan aspirasi.

Dia mengaku menerima izin untuk ikut hadir dalam rapat malam sebelumnya setelah bernegosiasi dengan pihak sekretariat DPR. Meski begitu, aksi mereka di depan kompleks parlemen tetap berlangsung.

Rapat salah satunya berisi penyampaian laporan Komisi III DPR RI terhadap perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset.

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR RI siap menerima aspirasi dari berbagai elemen masyarakat dan mengimbau agar peserta demonstrasi menjaga ketertiban, menyusul adanya rencana aksi demonstrasi pada Kamis, 27 Agustus 2026 di depan kompleks parlemen, Jakarta.

Menurut dia, jangan sampai aksi demonstrasi itu menimbulkan kericuhan. Lebih baik, menurut dia, peserta demonstrasi turut menjaga ketertiban agar jalannya penyampaian aspirasi berlangsung dengan baik.

"Jadi partisipasi dari masyarakat jika ingin menyatakan masukannya, kemudian menyatakan aspirasinya, tentu saja akan kami terima di gedung DPR," kata Puan di Jakarta, Rabu (26/8)

(thr/ugo)
placeholder