Sjafrie Undang Angkatan Bersenjata China Latihan Bersama TNI
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengundang latihan bersama antar-angkatan bersenjata Indonesia dengan China.
Hal itu disampaikan Sjafriedalam konferensi pers bersama Menhan China Laksamana Dong Jun di Kantor Kemhan, Jakarta, Jumat (21/8).
"Kami juga mengundang Angkatan Bersenjata Tiongkok untuk ikut serta di dalam latihan bersama seperti Heping Garuda yang merupakan salah satu bentuk konkret hubungan antara Tentara Nasional Indonesia dan Angkatan Bersenjata Republik Rakyat Tiongkok," kata Sjafrie.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sjafrie menyampaikan ke depannya latihan bersama antar angkatan bersenjata kedua negara akan ditingkatkan. Selain itu, Sjafrie menyebut kedua negara juga akan meningkatkan pertukaran prajurit.
"Pertukaran prajurit TNI tidak hanya pada tingkat perwira, tapi juga di tingkat bintara dan tamtama dalam kaitan latihan bersama," ujar Sjafrie.
Sjafrie menyebut hubungan kedua negara berlangsung sangat akrab dan keduanya berkomitmen meningkatkan kerja sama ke depannya.
Ia pun menyebut RI-China bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan yang tak terbatas pada kerja sama materiil, tapi juga peningkatan kemampuan personel.
"Kami juga akan terus meningkatkan kerja sama di bidang industri pertahanan antara Indonesia dan Tiongkok," ucap dia.
Pada saat yang sama, Dong Jun juga berharap kerja sama antara RI dengan China makin kokoh ke depan. Ia menyebut di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto, hubungan kedua negara berada di titik awal yang baru.
"Tiongkok dan Indonesia sebagai komunitas senasib sepenanggungan, memiliki kepentingan bersama dalam menjaga keamanan dan pembangunan. Kita memikul tanggung jawab bersama, dan tepat saatnya untuk mempererat kerja sama pertahanan," ucap Dong Jun.
(mnf/har)