Pramono Lepas Bantuan Pemprov DKI Senilai Rp5,8 Miliar untuk NTT

CNN Indonesia
Kamis, 20 Agu 2026 20:32 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) didampingi istri Endang Nugrahani (kanan) memberikan bantuan secara simbolis untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi Nusa Tenggara Timur kepada Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana (k
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas bantuan Rp5,8 miliar untuk penanganan bencana gempa di NTT, termasuk makanan dan peralatan medis. (ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas bantuan senilai Rp5,8 miliar untuk penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan itu berasal dari ASN Pemprov DKI, perangkat daerah, BUMD dan Baznas DKI Jakarta. Bantuan terdiri dari uang tunai serta bantuan makanan, kasur, peralatan medis, selimut, toren air dan bantuan non pangan lainnya.

Pramono mengatakan bantuan itu akan dikirim melalui jalur udara dari Lanud Halim Perdanakusuma dan jalur laut di Pelabuhan Koarmada I Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari hasil pengumpulan yang dilakukan oleh ASN, perangkat daerah, kemudian BUMD, Baznas DKI Jakarta, terkumpul Rp5,85 miliar," kata Pramono di Balai Kota Jakarta.

Pramono mengatakan Pemprov DKI sebelumnya telah mengirim tim kesehatan ke NTT usai peristiwa gempa bumi.

Ia menyebut Pemprov DKI masih membuka pengumpulan bantuan hingga 25 Agustus mendatang.

"Saya berkomunikasi dengan tim kita yang ada di sana. Tadi saya juga sampaikan kepada Kepala BPBD, salah satu yang dibutuhkan adalah pampers oleh mereka. Karena memang kondisinya butuh itu terutama bagi orang tua dan anak-anak. Dan untuk pengiriman ke depan tadi saya sampaikan pampers salah satu yang kita prioritaskan," katanya.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana mengatakan Pemprov DKI adalah pemerintah daerah yang pertama mengirim bantuan.

Ia menjelaskan distribusi bantuan ke NTT menggunakan alutsista milik TNI baik jalur udara maupun laut.

"Jalur udara kita menggunakan Hercules, Jadi kita membuka pos pendukung logistik nasional di Halim Perdanakusuma yang sebentar lagi nanti, saya sendiri nanti akan menerima juga bantuan Bapak Gubernur di Halim. Kemudian kita didukung empat Hercules, kemudian tiga KRI kapal laut, dan sore ini, satu unit kapal laut berangkat, membawa bantuan," kata Eviana.

(yoa/isn)
placeholder