NTT Kembali Diguncang 2 Gempa, Tidak Berpotensi Tsunami
Dua gempa tektonik susulan kembali mengguncang dua wilayah di Nusa Tenggara Timur dalam rentang waktu berdekatan pada Senin (17/8) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa magnitudo 5,0 terjadi di wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, disusul gempa magnitudo 5,8 yang berpusat di timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Senin (17/8) pukul 07.46 WIB.
Kedua peristiwa dipastikan tidak berpotensi memicu tsunami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data BMKG, gempa M 5,8 di Mbay berlokasi pada kedalaman 10 kilometer dan guncangannya dirasakan cukup luas. Di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ngada: III-IV MMI getaran terasa. Kabupaten Nagekeo dan Ende: III MMI getaran terasa di dalam bangunan. Kabupaten Sumba Timur: III MMI dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah.
Kepala BMKG Wilayah NTT, Arief Tyastama, menjelaskan kedua gempa tersebut masih merupakan bagian dari aktivitas penyesuaian patahan batuan pascagempa utama magnitudo 7,7 yang melanda Flores pada 15 Agustus lalu.
"Agar masyarakat tetap tenang dan waspada. Jangan percaya dengan isu dan hoaks yang tidak jelas sumbernya. Selalu pantau informasi dari BMKG dan BPBD," ujar Arief melalui pesan WhatsApp kepada CNN Indonesia, Senin, (17/8), Pagi
Meski tidak ada ancaman tsunami, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko kerusakan bangunan akibat guncangan berulang. Warga diminta memeriksa kondisi struktur rumah dan bangunan masing-masing, serta menghindari bangunan yang sudah retak atau rapuh akibat gempa sebelumnya.
Seluruh informasi resmi terkait aktivitas gempa diumumkan melalui kanal komunikasi resmi BMKG guna menjamin keakuratan dan menangkal informasi simpang siur.
Sejak berita ini diturunkan belum ada informasi dari pemerintah setempat terkait kerusakan dan kerugian yang dialami warga dua kabupaten akibat gempa pagi ini.
(lou/har)