Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Kontrakan Tangerang Ditangkap

CNN Indonesia
Rabu, 12 Agu 2026 03:00 WIB
ilustrasi penangkapan
Tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Tangerang Kota, dan Polsek Benda menangkap pelaku pembunuhan terhadap wanita muda berinisial SNA (21) di Jurumudi Baru, Benda, Kota Tangerang. Ilustrasi (iStockphoto/Serhii Ivashchuk)
Tangerang, CNN Indonesia --

Tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Tangerang Kota, dan Polsek Benda menangkap pelaku pembunuhan terhadap wanita muda berinisial SNA (21) di Jurumudi Baru, Benda, Kota Tangerang.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heries Setiawan membenarkan penangkapan tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku diduga masuk ke kontrakan korban dengan tujuan mencuri barang berharga.

"Dari hasil interogasi sementara, pelaku melakukan perbuatannya dengan cara masuk ke dalam kontrakan untuk mengambil barang milik korban," ujar Iwan, Selasa (11/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus tersebut terungkap setelah calon suami korban, Anton, pulang bekerja dan menemukan SNA dalam kondisi meninggal dunia di kamar kontrakannya.

Anton kemudian meminta bantuan dua saksi lainnya untuk memastikan kondisi korban. Setelah memastikan SNA telah meninggal, mereka menghubungi pemilik kontrakan, Else, yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Benda.

Sebelumnya, warga Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, digegerkan dengan penemuan jasad SNA di kamar kontrakan pada Selasa (11/8) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan luka pada bagian leher korban yang mengarah pada dugaan pembunuhan. Sejumlah saksi, termasuk calon suami korban, kemudian diperiksa untuk mengungkap kasus tersebut.

Iwan mengatakan penyidik masih mendalami kronologi lengkap pembunuhan tersebut. Penanganan perkara kini dilakukan bersama Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

"Hasil pemeriksaan lengkap mengenai kronologi detail dan penanganan kasus masih menunggu proses pemeriksaan lanjutan oleh Subdit Jatanras Polda Metro Jaya," katanya.

(dod/fra)


[Gambas:Video CNN]