Ibu Atlet Golf Perintahkan Penculikan karena Tak Restui Pacar Jesslyn

CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 16:09 WIB
atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay
Atlet golf diculik atas perintah ibunya, (Tangkapan layar instagram @jesswijgolf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyebut para pelaku yang menculik atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay merupakan orang suruhan dari ibu korban sendiri.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan para pelaku diminta untuk menculik Jesslyn saat saat menghadiri acara ulang tahun neneknya di sebuah restoran di Jakarta Pusat.

"Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh," ujarnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Roby mengatakan setelah berhasil diculik, ibu Jesslyn langsung membawa anaknya ibunya terbang ke luar negeri menuju Bangkok, Thailand.

"Jesslyn kami dapat informasi dia mulai dari TKP, terus kemudian ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, lanjut ke Bangkok. Itu bersama dengan ibunya dan tantenya," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata dia, aksi penculikan itu sengaja diperintah oleh ibunya lantaran tidak menyetujui hubungan Jesslyn dengan pacarnya.

"Kemungkinan adalah ketidaksetujuan dari orang tua Jesslyn terhadap Jesslyn yang melakukan komunikasi atau berhubungan dengan pacar atau kawan-kawannya," jelasnya.

Lebih lanjut, Roby mengatakan saat ini pihaknya masih berupaya berkomunikasi dengan Jesslyn secara langsung. Hal itu, kata dia, penting untuk memastikan apakah kepergian Jesslyn dari restoran Jakpus itu merupakan sukarela atau merupakan penculikan seperti yang dilaporkan.

"Ini tergantung dari bagaimana pengakuannya Jesslyn. Kalau memang ternyata dia tidak keberatan, kemudian ikut ke Semarang, kemudian sampai dengan Bangkok itu dengan kesadarannya sendiri dan tanpa paksaan, baik secara fisik maupun psikologi, itu tidak ada perbuatan pidananya," jelasnya.

Sebelumnya, atlet golf putri bernama Jesslyn Wijaya Lay diculik saat sedang merayakan ulang tahun neneknya di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (13/7) malam sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita.

Sesaat sebelum acara perayaan ulang tahun dimulai, korban secara tiba-tiba ditutup matanya dan langsung diangkat oleh dua laki-laki bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

"Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/7).

Kendaraan tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi. Menurut keterangan saksi, terdapat sekitar lima orang laki-laki di lokasi pada saat peristiwa berlangsung," imbuhnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan secara resmi kepada Polres Metro Jakarta Pusat dan teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Namun, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pelapor berinisial NA, yang merupakan teman J, telah mengajukan pencabutan laporan secara tertulis pada Minggu (19/7). Meski demikian, polisi belum menghentikan proses penyelidikan.

"Kami dari Satreskrim dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak masih belum menghentikan penyelidikan sampai dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban, serta memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan perbuatan pidana," katanya.

(tfq/dal)


[Gambas:Video CNN]