Pramono Tak Mau Ada Gesekan Etnis: Jakarta Kota yang Sangat Terbuka

CNN Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026 16:12 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar upacara dalam rangka memperingati HUT ke-498 Kota Jakarta di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pentingnya menjaga keberagaman dan keamanan di ibu kota, pasca bentrokan di Jalan Tambak. (CNN Indonesia/Patricia Diah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta merupakan kota yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang etnis.

Menurutnya, keberagaman yang selama ini menjadi ciri khas ibu kota harus terus dijaga dan tidak boleh dipicu oleh isu-isu yang berkaitan dengan etnisitas.

"Jakarta ini adalah kota yang sangat terbuka. Keanekaragaman di Jakarta itu selama ini terjaga dengan baik. Saya tidak mau ada isu berkaitan dengan etnisitas di Jakarta," kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Selasa (28/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7). Pramono menilai peristiwa tersebut merupakan bagian dari dinamika yang dapat terjadi di tengah masyarakat Jakarta yang beragam.

Ia mengimbau seluruh pihak agar tidak terpancing emosi dan mengedepankan penyelesaian masalah secara damai demi menjaga keamanan dan kenyamanan ibu kota.

"Saya meminta kepada semuanya untuk menahan diri, dan kita menyelesaikan dengan kepala dingin. Mudah-mudahan, Jakarta tetap aman, nyaman," ujar Pramono.

Bentrokan yang melibatkan sekelompok orang dengan warga itu menyebabkan sebuah bangunan semi permanen dan empat unit sepeda motor hangus terbakar. Selain menimbulkan kerusakan, insiden tersebut juga mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka kritis.

Pascakejadian, warga Kelurahan Pegangsaan bersama perwakilan keluarga korban sepakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Mereka juga menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan hukum kepada Polda Metro Jaya.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam dua perkara yang berkaitan dengan bentrokan di Jalan Tambak.

Empat tersangka dijerat dalam kasus perusakan gerobak pedagang, sedangkan tiga tersangka lainnya ditetapkan dalam perkara pengeroyokan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.

(antara/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]