PLN Sukses Kawal Jakarta Fair 2026, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun

PLN UID Jakarta Raya | CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 14:04 WIB
PLN PRJ 2026
PLN UID Jakarta Raya mengawal keandalan listrik ajang Jakarta Fair 2026. (Foto: Arsip PLN UID Jakarta Raya)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya sukses mengawal keandalan pasokan listrik sepanjang gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2026. Ajang tahunan ini berhasil menarik 6,1 juta pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp8,2 triliun.

Selama 32 hari penyelenggaraan sejak 11 Juni hingga 12 Juli 2026, seluruh pameran dan hiburan berjalan lancar. Pasokan listrik yang andal dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung perputaran roda ekonomi Jakarta tersebut.

Tingginya antusiasme masyarakat memberikan dampak positif langsung bagi para pelaku usaha. Sektor UMKM, industri kreatif, dan perdagangan memanfaatkan momentum ini untuk promosi sekaligus meningkatkan penjualan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelancaran listrik dirasakan pada operasional ribuan stan pameran, konser musik, hingga atraksi hiburan. Pesta kembang api pada penutupan acara juga berlangsung tanpa ada gangguan kelistrikan berarti.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan kenyamanan masyarakat dan optimalisasi bisnis terwujud berkat listrik yang terjaga. Hal ini memberikan manfaat nyata bagi jutaan pengunjung serta pelaku usaha.

"Jakarta Fair menjadi ruang pertemuan masyarakat, pelaku UMKM, dunia usaha, dan industri kreatif. Saat pasokan listrik terjaga, seluruh aktivitas dapat berjalan nyaman sehingga masyarakat dapat menikmati acara dan para pelaku usaha dapat melayani pengunjung dengan optimal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7).

Dalam rangka memastikan keandalan tersebut, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bandengan menyiagakan puluhan personel gabungan. Pemantauan sistem kelistrikan dilakukan selama 24 jam penuh.

Personel gabungan ini terdiri atas personel PLN UP2D Jakarta dan PLN Electricity Services. Pengawasan ketat diterapkan demi menjaga area penyelenggaraan yang memiliki kebutuhan daya sekitar 5.000 kVA.

PLN UID Jakarta Raya juga menyiapkan sejumlah infrastruktur cadangan di lokasi acara. Fasilitas tersebut berupa Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas 1.000 kVA dan Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 800 kVA.

Andy menambahkan, jumlah pengunjung dan nilai transaksi yang tinggi menunjukkan besarnya kontribusi Jakarta Fair bagi perekonomian. Pihaknya menyatakan siap terus mendukung agenda strategis di Ibu Kota.

"Sebanyak 6,1 juta pengunjung dan nilai transaksi Rp8,2 triliun menunjukkan besarnya kontribusi Jakarta Fair bagi perekonomian Jakarta. PLN UID Jakarta Raya siap mendukung berbagai agenda strategis di Ibu Kota melalui pasokan listrik yang andal agar kegiatan masyarakat, promosi produk lokal, sektor hiburan, dan pariwisata dapat berlangsung lancar serta memberikan manfaat yang lebih luas," pungkas dia.

Keberhasilan pengamanan kelistrikan ini menegaskan kesiapan PLN UID Jakarta Raya dalam mendukung berbagai kegiatan strategis di Ibu Kota. Melalui layanan andal dan responsif, PLN berkomitmen terus menghadirkan pasokan listrik yang mendukung kenyamanan masyarakat, aktivitas dunia usaha, serta pertumbuhan ekonomi Jakarta.

(rir) Add as a preferred
source on Google