Kasus Sekdin Bangkalan, Erlan Juga Banyak Dicari Orang Kasus Penipuan
Sosok Erlan, pria yang diduga kuat menjadi orang terakhir bersama mendiang Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, kini tengah diburu banyak pihak.
Bukan hanya terseret dalam misteri kematian sang aparatur sipil negara (ASN) di Bandara Juanda, Erlan ternyata juga dicari atas dugaan keterlibatan dalam kasus penipuan.
Fakta ini mengejutkan warga di tempat tinggal lamanya di Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua RT 06/RW 03 Jalan Semeru Selatan, Kecamatan Dampit, Hanafi, mengonfirmasi bahwa dalam beberapa hari terakhir banyak orang yang datang mencari keberadaan Erlan. Gelombang pencarian ini mencuat setelah foto Erlan beredar luas di media sosial terkait kasus di Bandara Juanda.
"Beberapa hari ini banyak yang mencari, setelah Erlan muncul fotonya karena kasus di Juanda itu," ujar Hanafi kepada detikJatim, Rabu (8/7).
Semula, Hanafi menduga orang-orang yang mencari Erlan berkaitan dengan penyelidikan kematian Ruly Yunis. Namun, ia terkejut setelah mengetahui bahwa sebagian pihak memburunya karena urusan dugaan penipuan bermodus penggelapan kendaraan.
"Ada warga Pasuruan mencari Erlan, katanya mobil Pajeronya dibawa sampai sekarang belum dikembalikan," tuturnya.
Selain warga sipil yang mengaku sebagai korban penipuan, Hanafi mengonfirmasi bahwa aparat kepolisian juga telah mendatangi lingkungannya untuk menggali informasi terkait rekam jejak Erlan.
Berdasarkan keterangan pihak RT, Erlan saat ini sudah tidak lagi tercatat sebagai warga setempat. Ia diketahui meninggalkan kawasan Dampit setelah bercerai dengan mantan istrinya beberapa tahun lalu.
"Sudah bercerai sekitar tahun 2021 lalu. Menikah dan tinggal di sini sekitar 7 tahunan, tidak sampai 10 tahun," kata Hanafi.
Selama menetap di wilayah tersebut, Erlan dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi mengenai kehidupan pribadinya. Warga sekitar bahkan tidak mengetahui pasti profesi atau pekerjaan yang dilakoni Erlan sehari-hari.
"Bersama mantan istrinya dulu cenderung tertutup. Saya hanya pernah tahunya Erlan sering olahraga pagi, setelah itu tampaknya banyak di rumah. Kerjanya apa, kami tidak tahu," imbuh Hanafi.
Kasus yang menyeret nama Erlan ini bermula dari penemuan jasad Ruly Yunis Setiawati di dalam mobil dinas Toyota Kijang Innova berpelat merah. Mobil tersebut terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6) lalu.
Data manifes parkir bandara menunjukkan mobil dinas tersebut sudah masuk sejak Sabtu (20/6) dan tidak pernah keluar hingga korban ditemukan meninggal dunia di dalamnya.
Penyelidikan kepolisian melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) bandara mengungkapkan bahwa Ruly tidak mengendarai mobil itu sendirian. Berdasarkan rekaman, kemudi kendaraan dipegang oleh seorang pria. Identitas pria tersebut kemudian dikonfirmasi oleh kuasa hukum korban, Risang, sebagai Erlan.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap Erlan yang telah ditetapkan sebagai buron atau terduga pelaku utama dalam kasus kematian Sekdin PRKP Bangkalan tersebut.
Selengkapnya di sini.
(isn) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

