Istana Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Bumi Palu

CNN Indonesia
Rabu, 17 Jun 2026 18:59 WIB
Menteri Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa atas gempa di Palu, yang menyebabkan satu korban meninggal.
Mensesneg Prasetyo Hadi. (Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sekretaris Negara RI Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah.

"Kami mohon izin menyampaikan rasa duka cita terhadap adanya kejadian gempa di Palu kemarin, yang ada satu korban meninggal dunia dan beberapa yang sedang dirawat," ujar Prasetyo di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pras menjelaskan ia telah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid guna melakukan penanganan sebaik-baiknya bagi masyarakat.

Ia turut mengimbau warga Palu untuk tetap waspada atas potensi gempa susulan di sana.

"Untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ucap dia.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (16/6) sekitar pukul 10.27 WITA. Gempa ini turut dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Kabupaten Poso.

BMKG menyebut gempa diakibatkan Sesar Sausu. Penyebab gempa ini berbeda dengan apa yang terjadi pada tahun 2018.

Saat itu, Palu dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah luluh lantak karena gempa bumi dan likuifaksi dari Sesar Palu-Koro.

Satu orang warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah akibat gempa bumi ini.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, selain adanya korban meninggal dunia, proses pendataan yang masih berlangsung juga menunjukkan peningkatan jumlah warga terdampak dan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.

"Korban meninggal dunia dilaporkan berasal dari Kabupaten Sigi yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan," kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya.

(mnf/wis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]