Lansia Hendak Diculik di PIK, Polisi Identifikasi 2 Terduga Pelaku

CNN Indonesia
Minggu, 14 Jun 2026 19:17 WIB
Seorang pria lansia hampir menjadi korban penculikan di Pantai Indah Kapuk. Pelaku melarikan diri setelah korban melawan dan berteriak minta tolong.
Ilustrasi. Seorang pria lansia hampir menjadi korban penculikan di Pantai Indah Kapuk. (Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial GH (70) hampir menjadi korban penculikan oleh sekelompok orang saat sedang berolahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut).

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea menjelaskan upaya penculikan itu terjadi pada bulan Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB. Aksi itu terekam sejumlah CCTV yang berada di sekitar lokasi.

"Polsek Metro Penjaringan mendapatkan laporan polisi terkait dugaan percobaan penculikan dan atau penganiayaan yang terjadi di kawasan Pantai Indah Kapuk," ujarnya kepada wartawan, dikutip Minggu (14/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampson mengatakan dari hasil penyelidikan awal dan rekaman CCTV terduga pelaku memakai mobil dan mengikuti korban yang sedang berjalan di sekitar tempat tinggalnya. Tak lama kemudian, seorang pria turun dari kendaraan tersebut dan langsung mendekati korban.

Ia menjelaskan pelaku berusaha memasukkan korban ke dalam mobil. Namun korban melawan sehingga selamat dari upaya penculikan.

Sampson menyebut korban dan pelaku sempat bergulat hingga terjatuh ke jalan. Ia mengatakan korban terus melawan dan berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban itulah yang kemudian diduga membuat pelaku panik. Pelaku akhirnya menghentikan aksinya dan memilih melarikan diri dari lokasi kejadian sebelum berhasil membawa korban.

Lebih lanjut, Sampson menyebut korban merupakan karyawan swasta dan tidak pernah memiliki masalah dengan pihak lain. Selain itu, korban juga mengaku tidak mengenali pelaku yang mencoba menculiknya.

Ia menjelaskan saat ini penyidik tengah memetakan pergerakan kendaraan yang digunakan dalam kejadian tersebut dengan menelusuri berbagai titik CCTV di sekitar lokasi.

"Motifnya masih kita dalami dan tim sedang menelusuri titik-titik CCTV yang mengarah kepada tempat kejadian perkara. Semoga dalam waktu dekat kita dapat mengungkap para pelaku ini," jelasnya.

2 pelaku teridentifikasi

Ia menambahkan dari penyelidikan awal diduga pelaku penculikan terhadap korban berjumlah lebih dari 2 orang.

"Kita menggunakan metode penyelidikan mengumpulkan alat bukti dengan menganalisa CCTV dan berbagai rekaman lainnya," tuturnya.

Kendati demikian, Sampson mengatakan saat ini dua diantaranya telah berhasil diidentifikasi dan dalam proses pengejaran.

"Sudah teridentifikasi dua terduga pelaku," jelasnya.

Korban alami luka dan trauma

Pascapercobaan penculikan tersebut, Sampson menyebut korban menderita sejumlah luka dan sempat mengalami trauma.

"Luka lecet saja karena pas jatuh saat bergelut. Trauma ada tapi tidak terlalu," tuturnya.

Lebih lanjut, Sampson mengatakan sampai saat ini total terdapat 6 orang saksi dan korban yang telah dimintai keterangan.

"Korban, saksi sudah diperiksa semua. Saksi ada 6 sudah diperiksa," katanya.

(tfq/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]