Serang Tingkatkan Kesejahteraan, 1.309 Warga Terima Bantuan Modal

TIM | CNN Indonesia
Jumat, 29 Mei 2026 12:51 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan sosial berbasis pemberdayaan ekonomi. Dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bup
Pemkab Serang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan sosial berbasis pemberdayaan ekonomi. (Foto: Arsip Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan sosial berbasis pemberdayaan ekonomi.

Dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, sebanyak 1.309 warga mendapatkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Program ini merupakan bagian dari intervensi terpadu berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang dirancang untuk mendorong masyarakat kurang mampu agar dapat mandiri secara ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain UEP, Pemkab Serang juga menyalurkan bantuan melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebanyak 30 paket, masing-masing senilai Rp 15 juta untuk setiap kelompok yang terdiri dari lima orang.

Sementara itu, bantuan UEP diberikan sebesar Rp2,5 juta per orang kepada total 1.396 penerima manfaat. Bantuan ini difokuskan untuk mendukung usaha kecil masyarakat, seperti perdagangan, kuliner, hingga usaha rumahan lainnya yang memiliki potensi berkembang.

Mengembangkan usaha mandiri

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian menjelaskan, Usaha Ekonomi Produktif (UEP) merupakan program bantuan stimulan yang bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

"UEP ini adalah bentuk intervensi pemerintah untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha produktif. Bantuan ini kami arahkan untuk memperkuat ekonomi keluarga, sehingga ke depan mereka bisa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial," ujarnya dalam rilis resmi.

Ia menegaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Serang dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan "Serang Bahagia".

Lebih lanjut, Yadi menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan dilakukan secara selektif dan berbasis data DTKS. Calon penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki atau berencana memulai usaha produktif, serta bersedia mengikuti pembinaan dari pemerintah.

(asa) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]