Fadli Zon hingga Menag Buka Suara Soal Kunjungan Prabowo ke Prancis

CNN Indonesia
Rabu, 27 Mei 2026 09:15 WIB
Para menteri buka suara soal Presiden Prabowo melaksanakan salat Iduladha 2026 pada Rabu (27/5) di Prancis.
Para menteri buka suara soal Presiden Prabowo melaksanakan salat Iduladha 2026 pada Rabu (27/5) di Prancis. (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih buka suara terkait Presiden Prabowo Subianto yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis saat momen Iduladha.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Prabowo salat Iduladha di Prancis karena kebetulan bertepatan dengan kunjungan kenegaraan. Ia menyatakan Prabowo tahun lalu sudah salat Iduladha di Indonesia.

"Ya kan tahun lalu di sini, tahun ini kebetulan bertepatan juga dengan kunjungan kenegaraan, state visit," katanya usai mengikuti salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (27/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditemui di tempat sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menilai kunjungan Prabowo ke Prancis pasti telah melalui pertimbangan khusus.

Lebih lanjut, ia yakin kunjungan Prabowo ke Prancis bakal membawa manfaat bagi Indonesia di masa mendatang.

"Tentu Presiden ada pertimbangan-pertimbangan khusus ya untuk melakukan kunjungan-kunjungan tidak hanya ke luar negeri, tapi pun kalau ke dalam negeri juga tentu ada pertimbangan-pertimbangan," ujarnya.

"Kami yakin nanti akan membawa manfaat untuk Indonesia di masa yang akan datang. Itu yang paling penting," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.

[Gambas:Video CNN]

Masih ditemui di tempat sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkap agenda salat Iduladha Prabowo di Prancis sudah diatur Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat.

"Bapak Presiden kan menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri, di Paris, ya. Kami juga mendapatkan laporan di sana beliau akan salat di mana. Saya yakin KBRI juga sudah mempersiapkan," ujarnya.

Ia mengatakan Prabowo juga tetap mengikuti perkembangan perayaan Iduladha di Masjid Istiqlal dari Prancis.

Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak melaksanakan salat bareng pada pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun ini.

Prabowo memilih terbang ke Prancis pada Selasa (26/5) dini hari, atau sehari sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada hari ini, Rabu (27/5).

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengatakan kunjungan resmi kenegaraan Prabowo ke Prancis ini merupakan undangan yang telah diagendakan sejak tahun lalu.

Kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo diharapkan makin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis. Saat ini kedua negara memiliki sejumlah kerja sama strategis di berbagai bidang.

(dhz/chri) Add as a preferred
source on Google