Prabowo Curhat Kepikiran Kritik PDIP Sebelum Tidur: Pilu Hati Saya

CNN Indonesia
Rabu, 20 Mei 2026 15:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto pidato saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Presiden Prabowo Subianto pidato saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta. (Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto blak-blakan soal sikapnya terhadap posisi PDIP saat ini sebagai satu-satunya partai yang memutuskan untuk berada di luar kabinet pemerintah.

Prabowo mengaku kerap kepikiran kritik-kritik politikus PDIP terhadap pemerintah, sebelum tidur. Dia mengaku kritik-kritik tersebut sering membuatnya merasa pilu.

"Kadang-kadang saya malam-malam sebelum tidur, pilu hati saya. Ini anggota PDIP ini kadang-kadang kritiknya keras banget itu," kata Prabowo dalam pidatonya di Rapat Paripurna ke-19 DPR, Rabu (20/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meksi begitu, Prabowo tetap memahami kritik tersebut disampaikan bukan tanpa dasar. Dia menyebut, kritik memang kerap menyakitkan, namun justru itu yang bisa menyelamatkan.

Ketua Umum Partai Gerindra itu akan tetap menghormati sikap PDIP untuk terus berada di luar pemerintahan, kendati dirinya sejak awal ingin tak ada oposisi di parlemen.

Sebab, kata Prabowo, pemerintah tanpa oposisi mungkin tidak baik bagi demokrasi. Menurut dia, setiap pemimpin harus siap dikritik dan diawasi.

"Dan saya hormati dan hargai itu. Demokrasi kita perlu check and balance. Saya paham dan mengerti PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah," katanya.

Prabowo, di depan 451 anggota DPR yang hadir, para ketua umum partai, dan menteri kabinet menyampaikan terima kasih kepada PDIP untuk tetap berada di luar pemerintah.

"Sebenarnya saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita," katanya.

(thr/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]