Warga Kulon Progo Suspek Virus Hanta Dinyatakan Negatif

CNN Indonesia
Minggu, 10 Mei 2026 22:10 WIB
Dinkes Kulon Progo mengatakan warga suspek virus Hanta sudah diuji lab dan hasilnya negatif.
Dinkes Kulon Progo mengatakan warga suspek virus Hanta sudah diuji lab dan hasilnya negatif. (iStockphoto/Md Saiful Islam Khan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus suspek virus Hanta pada satu warga Kulon Progo, Yogyakarta, dinyatakan negatif oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo berdasarkan hasil laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kepala Dinkes Kulon Progo Susilaningsih menjelaskan hasil lab suspek sudah keluar dua hari lalu dengan hasil negatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, (hasilnya) negatif. Ini informasi dari Kemenkes, Dinas Kesehatan DIY sudah klarifikasi ke pusat. Jadi di Kulon Progo tidak ada kasus di manusia yang positif hantavirus," kata Susilaningsih, diberitakan Antara, Minggu (10/5).

Walau hasilnya negatif, dia tetap mengimbau warga Kulon Progo meningkatkan kesehatan atas potensi risiko penyakit zoonosis tersebut, terutama terhadap tikus yang menjadi perantara penularan virus Hanta.

"Ya, karena memang sebagai perantara virus itu hewan pengerat, seperti tikus. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berperilaku hidup bersih dan sehat," jelasnya.

Susilaningsih juga meminta warga membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun untuk mematikan kuman dan bakteri yang terbawa.

"Selalu terapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan kebersihan di lingkungan agar tikus itu tidak masuk ke rumah, sehingga penularannya bisa dicegah. Kan penularan bisa lewat luka, kencingnya tikus, dan sebagainya," katanya.

Berdasarkan data pada 2025, kasus virus Hanta pertama kali ditemukan di Yogyakarta pada enam orang dengan kasus positif dari surveilans sentinel rutin. Enam pasien itu sembuh, tidak ada kasus kematian, serta tidak ditemukan kasus lainnya.

Sementara di awal 2026 hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus positif virus Hanta dari sentinel rutin yang telah diperiksa laboratorium.

(fea) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]