Tiga Jemaah Haji Jatim Meninggal di Tanah Suci

CNN Indonesia
Sabtu, 09 Mei 2026 00:30 WIB
Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 23.519 jemaah haji ke Tanah Suci. Tiga jemaah dilaporkan meninggal. Pemberangkatan berjalan lancar dan tepat waktu.
Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 23.519 jemaah haji dan petugas ke Tanah Suci. Ada tiga jemaah haji yang dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)
Surabaya, CNN Indonesia --

Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 23.519 jemaah haji dan petugas ke Tanah Suci. Ada tiga jemaah haji yang dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi.

Ketiga jemaah haji yang meninggal itu, yakni Kamariyah Dul Tayib dari Kloter 8, Abdul Wachid Kloter 7 asal Kabupaten Pasuruan, serta Fajar Puja Sasmita, Kloter 11 Kota Malang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji asal Embarkasi Surabaya di Tanah Suci," kata Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, di Asrama Haji, Jumat (8/5).

Namun, Anam tidak membeberkan detail penyebab meninggal ketiga jemaah haji asal Jatim tersebut. Ia mendoakan almarhum dan almarhumah diterima di sisi Tuhan.

"Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ucapnya.

Menurut Anam, ada 5 jemaah haji sakit serta 2 pendamping yang keberangkatannya tertunda. Mereka ada yang menunggu pemulihan dan kursi kosong di kloter lain.

Anam mengatakan Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 23.519 jemaah dan petugas atau sebesar 53 persen, dari total 44.080 orang yang akan ke Tanah Suci.

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan atau OTP (On Time Performance), sebanyak 61 Kloter sampai tepat waktu tanpa keterlambatan kedatangan.

"Alhamdulillah, hingga hari ke-18 operasional pemberangkatan berjalan lancar dan seluruh kloter yang telah diterbangkan dapat berangkat tepat waktu. Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan untuk menjaga kualitas layanan kepada jemaah," ujarnya.

(fra/frd/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]