Pramono Klaim Tak Tahu Acara GRIB Jaya di Kawasan GBK 10 Mei

CNN Indonesia
Jumat, 08 Mei 2026 05:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengklaim tidak tahu tentang acara GRIB Jaya di Stadion GBK. Ia kecewa pertandingan Persija vs Persib batal di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengklaim tidak tahu Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menggelar acara di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 10 Mei 2026. (CNN Indonesia/ Kayla Nabima)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengklaim tidak tahu Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menggelar acara di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 10 Mei 2026.

Pramono pun enggan berspekulasi jika acara GRIB Jaya itu membuat pertandingan Super League Persija Jakarta vs Persib Bandung batal dihelat di Stadion GBK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama, saya enggak mau berspekulasi. Karena terus terang saya enggak tahu kalau ada acara GRIB. Secara pribadi ya, saya enggak tahu," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (7/5).

Namun, Pramono mengaku sangat kecewa karena pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung jadinya digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

"Jadi kemarin saya sudah menyampaikan, kalau kecewa pasti kecewa. Saya pribadi kecewa karena saya berharap bahwa pertandingan bisa diadakan di Jakarta," ujarnya.

Lebih jauh, Pramono menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memperpanjang perdebatan terkait hal ini di ruang publik.

"Tetapi saya tidak mau berpolemik terhadap hal itu karena saya tahu dan saya apa reasoning atau alasan yang disampaikan oleh pihak-pihak yang berkompeten untuk penyelenggaraan ini saya sudah mendengarkan secara langsung," ujarnya.

Sebagai informasi, GRIB Jaya memang dijadwalkan menggelar perayaan HUT ke-15 di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (10/5).

Kepala Bidang Media dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcelinus Gual, sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa acara tersebut akan dihadiri sekitar 15 hingga 20 ribu kader dari seluruh Indonesia.

"Benar (acara di Istora), kader GRIB se-Nusantara hadir, estimasi 15-20 ribu kader," kata Marcel, Kamis (7/5).

Pihaknya juga memastikan telah menempuh mekanisme administratif dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengamankan gelaran acara tersebut.

"Setiap yang berskala besar yang kami lakukan tentu sudah melalui mekanisme administratif yang berlaku, termasuk koordinasi dengan pihak kewilayahan dan kepolisian. Kami pastikan semua berjalan sesuai koridor peraturan," ujar Marcel.

(fra/kna/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]