Pramono: Banjir Jakarta Dipicu Curah Hujan dan Tumpukan Sampah

CNN Indonesia
Selasa, 05 Mei 2026 18:36 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan banjir yang merendam ratusan RT di Jakarta dipicu oleh tingginya curah hujan yang diperparah dengan tumpukan sampah.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan banjir yang merendam ratusan Rukun Tetangga (RT) yang kembali melanda Jakarta ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang diperparah dengan tumpukan sampah. Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan banjir yang merendam ratusan Rukun Tetangga (RT) di Jakarta dipicu oleh tingginya curah hujan yang diperparah dengan tumpukan sampah.

Ia mengatakan kondisi sungai-sungai besar di Jakarta yang saat ini tengah dalam proses normalisasi dan pengerukan besar-besaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan kenapa banjir ini terjadi? Yang pertama karena curah hujannya tinggi. Tapi yang kedua, yang tidak kalah penting adalah sekali lagi teman-teman sekalian, pengerukan ini kan sekarang sedang dilakukan secara masif di sungai-sungai yang ada termasuk Krukut, Pesanggrahan, Ciliwung, dan sebagainya," ujar Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (5/5).

Pramono menginstruksikan jajarannya untuk mengoperasikan mesin pompa secara maksimal sehingga debit air bisa surut dalam hitungan jam.

"Jadi ketika banjir terjadi, saya sudah langsung memerintahkan untuk semua pompa diaktifkan. Maka kenapa kemudian ketika banjir ataupun hujan dari jam 5 sampai sekitar jam 8, relatif 3-4 jam kemudian banjirnya kan sudah mulai surut," ujarnya.

Selain itu, Pramono juga memberikan catatan khusus kepada masyarakat terkait kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menyayangkan masih adanya kebiasaan membuang sampah dan limbah ke saluran air yang pada akhirnya memicu sumbatan saat hujan deras kembali mengguyur ibu kota.

"Jadi dalam kesempatan ini saya juga berharap betul bahwa jangan kemudian ketika enggak ada hujan dua minggu, orang (buang sampah sembarangan), sampah itu akhirnya menyumbat di beberapa tempat," katanya.

"Dan itulah yang menyebabkan walaupun curah hujannya di bawah 200 sedikit tetapi kemudian ada banjir, tetapi alhamdulillah kemarin malam sudah bisa surut semuanya," sambungnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat sejumlah sungai atau kali yang meluap karena curah hujan tinggi di Jakarta dan sekitarnya pada Senin sore hingga malam kemarin.

"Penyebab curah hujan tinggi yang mengakibatkan Kali Krukut, Kali Grogol Mampang, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Keuangan, Kali Mampang dan Kali Ciliwung meluap, sehingga merendam permukiman warga," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Marulitua Sijabat di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, data terakhir terdapat 115 RT dan empat ruas jalan di Jakarta Barat, Timur, dan Selatan yang masih terendam banjir hingga Selasa pagi.

(kna/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]