Benda Diduga Puing Pesawat China Dibawa KRI Teuku Umar ke Jakarta

CNN Indonesia
Rabu, 22 Apr 2026 10:35 WIB
Benda diduga puing pesawat China ditemukan di perairan Anambas. Kini, benda tersebut dibawa ke Jakarta untuk penelitian lebih lanjut oleh KRI Teuku Umar 387.
Benda diduga bagian dari badan pesawat milik China yang ditemukan di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), dibawa ke Jakarta untuk diteliti lebih lanjut. (Dok. Istimewa)
Batam, CNN Indonesia --

Benda diduga bagian dari badan pesawat milik China yang ditemukan di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), dibawa ke Jakarta untuk diteliti lebih lanjut.

Benda asing itu dibawa menggunakan Kapal KRI Teuku Umar 387 setelah diserahkan pihak Lanal Tarempa kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah dibawa KRI Teuku Umar 387 ke Jakarta," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I adalah Letkol Laut (P) Ary Mahayasa, dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (22/4).

Ary mengatakan temuan benda asing oleh nelayan itu akan disampaikan lebih lanjut selesai penelitian dilakukan. Selanjutnya, benda itu juga akan dirilis oleh Pangkoarmada I di Jakarta.

"Barusan saya dapat info terkait serpihan tersebut, dari pihak AL. Nanti yang akan rilis dari Pangkoarmada RI di Jakarta. Jadi, kita masih belum bisa memberikan keterangan, karena barang masih akan diteliti lebih lanjut di Jakarta," ujarnya.

Sebelumnya, benda asing diduga puing pesawat milik China ditemukan Nelayan di perairan laut Pulau Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan, Kepulauan Anambas, Senin 20 April.

Temuan benda itu diabadikan nelayan setempat dengan merekam video diduga puing pesawat yang berwarna putih dan ada logo negara China yang terapung di lautan.

"Iya, yang temukan kawan aku," kata nelayan Natuna, Dedi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa pagi.

Dedi menyebut temuan benda asing itu pertama kali ditemukan sepulang melaut bersama teman-temannya. Menurutnya ada tiga kapal nelayan yang melintas di laut perbatasan antara Natuna dan Anambas.

"Dekat laut Natuna dan Anambas, yang temukan kawan aku. Kan ada tiga kapal pulang dari melaut," ujarnya.

(fra/arp/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]