Demo Buruh di DPR Tuntut UU Ketenagakerjaan Baru dan Hapus Outsourcing
Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/4).
Presiden FSPMI, Suparno mengatakan aksi hari ini diikuti buruh yang berasal dari wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut ada dua tuntutan utama dalam aksi hari ini. Pertama, mendesak DPR RI segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan baru. Kedua, menolak praktik outsourcing serta upah murah.
"Segera sahkan undang-undang ketenagakerjaan yang baru sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi 168 tahun 2024 lalu. Kedua adalah hapus outsourcing dan tolak upah murah," kata Suparno di lokasi aksi.
Ia menyinggung proses pembahasan UU Ketenagakerjaan yang menurutnya lamban. Suparno mengatakan buruh belum melihat adanya naskah akademik untuk menyusun UU tersebut.
"Padahal kalau pembuatan undang-undang baru maka naskah akademik menjadi wajib, tapi sampai hari ini kami belum melihat mana naskah akademiknya apalagi tentang bagaimana pembahasannya," katanya.
Suparno mengatakan aksi hari ini merupakan bagian dari rangkaian menuju peringatan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei mendatang.
"May Day nanti FSPMI akan full kita akan turun semua ke sini, saya pastikan di Banten, DKI, Jabar, May Day akan turun ke DPR RI ini sekitar 25.000 peserta aksi May Day," ujarnya.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

