Viral Benda Langit di Malang Diduga Rudal, BMKG Buka Suara
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang menyatakan benda bercahaya yang terlihat di langit wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur bukan merupakan rudal, melainkan sampah antariksa atau roket yang terbakar ketika memasuki atmosfer.
"Bukan rudal, analisa awal menunjukkan objek tersebut kemungkinan besar adalah sampah antariksa (space debris) atau tahap roket yang terbakar (re-entry) saat memasuki atmosfer bumi," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso mengutip detikcom, Minggu (12/4).
Ricko menjelaskan cahaya terang yang berasal dari sampah atmosfer itu menyerupai ekor ubur-ubur atau disebut sebagai space jellyfish disebabkan pantulan dari sinar matahari pada gas buang roket.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Efek dari space jellyfish adalah cahaya terlihat memanjang dengan ekor gas yang lebar, sering kali disebabkan oleh roket Tiongkok, seperti Long March CZ-3B yang memantulkan cahaya matahari di ketinggian saat bumi sudah gelap," ucap dia.
Lebih lanjut, ia mengatakan benda langit bercahaya yang muncul di wilayah Kabupaten Malang juga pernah terlihat di wilayah lain di Indonesia, seperti di Lampung pada 4 April 2026 dan Natuna pada 9 April 2026.
Fenomena itu, lanjutnya, sering terjadi di wilayah khatulistiwa, karena merupakan jalur orbit satelit dan sampah antariksa yang terbakar.
Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat tidak perlu panik terhadap munculnya penampakan benda tersebut.
"Masyarakat tidak perlu khawatir ya terhadap fenomena itu," ucap Ricko.
Sebelumnya, viral penampakan benda langit bercahaya tersebut diketahui muncul pada Sabtu (11/4) dan terekam oleh kamera ponsel warga. Video itu diunggah melalui akun Instagram @malang_kidulan.
Berdasarkan keterangan lokasinya, video itu diketahui diunggah di wilayah Kecamatan Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Dalam narasi unggah tersebut menyebutkan benda langit bercahaya terekam pada Sabtu (11/4) pukul 18.46 WIB.
"Warga Malang Selatan digegerkan dengan fenomena langit diduga rudal, pada pukul 18.46 WIB (Sabtu, 11 April 2026). Dalam video jaraknya sangat jauh dan bergerak cepat secara horizontal," tulis narasi pada unggahan video tersebut.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
