KPK soal OTT Bupati Tulungagung: Ada Dugaan Penerimaan Uang

CNN Indonesia
Sabtu, 11 Apr 2026 16:00 WIB
KPK menangkap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam OTT terkait dugaan penerimaan uang. Total 18 orang ditangkap, 13 dibawa ke KPK untuk pemeriksaan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menerima sejumlah uang sehingga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (10/4) malam. (Tangkapan layar facebook Gatut Sunu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menerima sejumlah uang sehingga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (10/4) malam.

"Dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, dengan cara-cara melawan hukum," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (11/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi belum menjelaskan rinci penerimaan uang diduga dilakukan Gatut ini terkait apa. Ia hanya menyebut tim penindakan KPK turut mengamankan uang tunai saat OTT semalam.

"Selain mengamankan para pihak, dalam kegiatan ini Tim juga mengamankan barang bukti diantaranya dalam bentuk uang tunai," ujarnya.

Budi mengatakan total ada 18 orang yang ditangkap dalam OTT di Tulungagung. Namun, hanya 13 orang yang dibawa ke Gedung KPK, Jakarta, termasuk Gatut.

Mereka yang dibawa ke Jakarta antara lain, 12 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, termasuk Gatut, dan 1 orang merupakan pihak lainnya.

"Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih," katanya.

Gatut terpilih menjadi Bupati Tulungagung pada Pilkada 2024. Ia sebelumnya adalah kader PDIP, namun keluar dan bergabung ke Partai Gerindra sebelum pemilihan.

Gatut pernah menjadi Wakil Bupati Tulungagung 2019-2023. Ia juga dikenal sebagai pengusaha toko bangunan.

Sebelumnya, KPK juga sudah menangkap sejumlah kepala daerah pada awal tahun ini. Beberapa kepala daerah yang ditangkap berasal dari Jawa Timur, seperti Bupati Ponorogo dan Wali Kota Madiun.

(lyd/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]