Dua Kali Kantor Gubernur Sulsel Dibobol Maling
Aksi pencurian di kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) telah terjadi sebanyak dua kali di ruangan biro umum dan ruangan staf Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP).
Kepala Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis mengaku belum menerima laporan terkait kejadian pencurian di ruangan staf Diskominfo-SP Sulsel.
"Tidak ada kejadian saat libur lebaran. Kantor dalam kondisi aman, malah kita sukses menjaga selama libur Ramadan," kata Arwin saat dikonfirmasi, Senin (30/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Arwin mengaku kejadian pencurian tersebut pernah terjadi pada bulan Ramadan lalu dan pelakunya sempat diamankan.
Namun, kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Sebab, barang dicuri pelaku sudah dikembalikan.
"Sudah selesai semua, barangnya sudah (dikembalikan) tidak ada lagi permasalahan," jelasnya.
Andi Arwin menuturkan bahwa tindakan kriminal tersebut tidak dapat dihindari. Sebab, siapa saja bisa masuk kantor Gubernur Sulsel.
"Jelas itu, semua orang bisa masuk. Itu kan takdirnya, sudah dituliskan itu, memang ada pencuri datang. Itu sudah digariskan," ujarnya.
Sementara aksi pencurian di ruangan staf Diskominfo-SP Sulsel diketahui pada Senin (30/3), saat seluruh pegawai telah kembali libur lebaran.
"Kalau untuk kejadiannya saya kurang tahu pastinya. Karena tadi pagi kami masuk kantor, pintu ruangan sudah dibobol dan semua laci-laci meja sudah dibuka paksa," kata Pranata Humas Ahli Muda Pemprov Sulsel, Sarmini Sallu kepada CNNIndonesia.com.
Hingga saat ini, kata Sarmini, pihaknya belum menemukan ada barang inventaris yang hilang. Diduga, pelaku hanya mencari uang tunai yang mungkin tersimpan di dalam ruangan.
"Untuk kehilangan, sementara tidak ada barang yang hilang. Kemungkinan pencuri hanya mencari uang tunai," jelasnya.
Meski demikian, kata Sarmini, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk penanganan lebih lanjut dan belum dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Hanya dilapor ke Satpol PP," ujarnya.
Terpisah, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana yang dikonfirmasi kejadian tersebut mengaku belum mengetahui adanya aksi pencurian di kantor Gubernur Sulsel.
"Saya cek dulu ya," kata Arya kepada CNNIndonesia.com.
(mir/kid) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]