Hari Ini Puncak Pertama Arus Balik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni

CNN Indonesia
Selasa, 24 Mar 2026 14:53 WIB
Puncak arus balik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni diprediksi terjadi 24-25 Maret. Pembatasan kendaraan diterapkan untuk kelancaran penyeberangan.
Pelabuhan Merak jadi sarana transportasi utama pemudik Jawa-Sumatra. (CNN Indonesia/ Yandhi Deslatama)
Merak, CNN Indonesia --

Puncak arus balik lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Banten dan Bakauheni, Lampung diprediksi terjadi pada Selasa (24/3) hingga Rabu (25/3). Bahkan pergerakan arus balik di dua pelabuhan itu sudah mulai terasa sejak Minggu (22/3) lalu.

"Peningkatan trafik saat ini menjadi indikator awal dimulainya fase arus balik," ujar Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, Selasa, (24/3).

Untuk mencegah terjadinya kepadatan pemudik di sarana penyeberangan Sumatra-Jawa dan sebaliknya, pemerintah telah menerapkan peraturan pembatasan kendaraan. Pelabuhan Bakauheni hanya akan melayani penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, dan VIA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara kendaraan golongan IVB, VB, dan VIB yang dikecualikan dari pembatasan operasional dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu. Adapun truk golongan VIB tiga sumbu, VII, VIII, dan IX yang masih dalam masa pembatasan diarahkan untuk menunggu di buffer zone maupun sejumlah rest area tol, guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

"Pastikan telah membeli tiket melalui Ferizy sebelum tiba di pelabuhan. Saat ini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan, sehingga seluruh pengguna jasa wajib melakukan pembelian secara mandiri melalui kanal resmi," ujar Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, Selasa.

Perlu diketahui bahwa Pelabuhan Merak, Ciwandan, hingga Bandang Bakau Jaya, semenjak H-10 hingga Idul Fitri kedua pada 22 Maret lalu telah dilalui 952.458 orang dan kendaraan sebanyak 253.049 unit . Sedangkan yang menyeberang dari Sumatra menuju Pulau Jawa berjumlah 480.613 orang, dengan total kendaraan 102.031 unit.

Koridor lintasan tersibuk

Lintasan Jawa-Sumatra-Bali tetap menjadi koridor tersibuk dan vital nasional. Untuk menjaga kelancaran, ASDP menerapkan penyesuaian pola operasi kapal, kesiapan personel, hingga rekayasa lalu lintas berupa pengalihan kendaraan dan delaying system di sejumlah buffer zone.

Dalam rangka distribusi arus balik, ASDP juga mengoptimalkan pengalihan layanan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk kendaraan golongan VIB, VII, VIII, dan IX mulai 23-29 Maret 2026. Sementara kendaraan lain, termasuk sepeda motor, tetap dilayani melalui Pelabuhan Merak.

Pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) diterapkan secara dinamis untuk mempercepat bongkar muat dan menjaga rotasi kapal.

Selain itu, optimalisasi Port Operational Control Center di lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk memperkuat kendali operasional berbasis real time.aa

ASDP mengimbau masyarakat memanfaatkan program stimulus diskon tarif yang masih tersedia luas. Sejak 12 Maret 2026, program itu telah dimanfaatkan lebih dari 1,06 juta pengguna jasa, dengan potongan hingga 100 persen tarif jasa pelabuhan atau sekitar 21,9 persen dari total tarif.

Mengutip Antara, Windy menyebutkan hingga 21 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp14,5 miliar atau 40,84 persen dari target, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 62,36 persen. Perbedaan persentase dipengaruhi variasi jenis kendaraan dan lintasan.

Program itu berlaku di tujuh lintasan dan 14 pelabuhan, yakni Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kupang-Rote, Kupang-Kalabahi, Kupang-Hansisi, serta Galala-Namlea.

Selain itu, kebijakan single tarif di Pelabuhan Bakauheni diberlakukan mulai 23 hingga 31 Maret 2026 guna menjaga kelancaran arus balik.

Dengan tingginya antusias masyarakat, ASDP menegaskan komitmen menjaga layanan penyeberangan tetap lancar, aman dan nyaman, khususnya pada periode arus balik Lebaran 2026.

(ynd/antara/kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]