Banjir di Makassar Belum Surut, Pengungsi Bertambah Jadi 878 Jiwa

CNN Indonesia
Kamis, 26 Feb 2026 08:03 WIB
BPBD Makassar melaporkan 239 KK atau 878 jiwa mengungsi akibat banjir di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala.
BPBD Makassar melaporkan 239 KK atau 878 jiwa mengungsi akibat banjir di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala. (CNN Indonesia/Ilham)
Makassar, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar mencatat jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan bertambah menjadi 239 Kepala Keluarga (KK) atau 878 jiwa.

"Jumlah warga mengungsi akibat banjir tersebut saat ini berjumlah 239 KK atau 878 jiwa," kata Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, Rabu (25/2).

Data BPBD Makassar menyebutkan ada empat kelurahan yang terdampak banjir yakni Kelurahan Katimbang dan Paccerakkang di Kecamatan Biringkanaya, Kelurahan Batua dan Manggala di Kecamatan Manggala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Update data pengungsi sampai pukul 21.30 WITA, terdapat empat kelurahan dan dua Kecamatan yang terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter," ungkapnya.

Sementara ini, kata Fadli, tim BPBD masih terus melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi terdampak banjir.

"Ratusan warga terdampak banjir telah mengungsi di 15 titik lokasi pengungsian yang telah disediakan," katanya.

Sebelumnya jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di wilayah tersebut berjumlah 169 KK atau 545 jiwa.

"Iya ada 545 jiwa atau 169 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir," kata Fadli.

Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak Selasa (24/2) kemarin.

"Kecamatan Manggala dan Biringkanaya menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba di Makassar," ujarnya.

(mir/isn)


[Gambas:Video CNN]