Penumpang Boleh Buka Puasa di Bus Transjakarta Selama Ramadan
PT TransJakarta (TJ) mengizinkan penumpang untuk menyantap makanan dan minuman untuk berbuka puasa di dalam armada bus selama bulan Ramadan 2026.
Kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa yang masih dalam perjalanan saat azan maghrib berkumandang.
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa kelonggaran aturan makan dan minum yang biasanya dilarang di dalam bus agar kekhusyukan ibadah puasa penumpang tidak terganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin memastikan pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Tentunya, kami juga mengajak pelanggan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama," ujar Ayu di Jakarta, Rabu (18/2).
Meski diperbolehkan, TransJakarta tetap memberlakukan sejumlah ketentuan ketat agar kenyamanan pengguna lain tidak terganggu.
Cuma boleh makanan ringan
Penumpang hanya diizinkan mengkonsumsi air minum dan makanan ringan, bukan makanan berat. Durasi aktivitas makan dan minum ini pun dibatasi maksimal 10 menit setelah azan maghrib berkumandang.
Ayu juga menyarankan penumpang TransJakarta untuk membeli makanan di area ritel atau tenant yang tersedia di sejumlah halte sebelum menaiki bus. Selain itu, Ayu juga menekankan pentingnya kesadaran penumpang untuk menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah bekas makanan di dalam armada.
Adapun dari sisi operasional, TransJakarta memastikan tidak ada perubahan jadwal selama bulan Ramadan. Layanan tetap beroperasi normal selama 24 jam penuh di 14 koridor utama untuk memfasilitasi aktivitas warga Jakarta, baik saat jam kerja maupun waktu sahur dan berbuka.
Sebelumnya, hasil sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Lihat Juga : |
[Gambas:Video CNN]

