Status Gunung Ile Lewotolok di NTT Naik Jadi Siaga

CNN Indonesia
Minggu, 18 Jan 2026 16:50 WIB
Status Gunung Gunung Ile Lewotolok di NTT dinaikkan menjadi Level III (Siaga), sebelumnya Level II (Waspada).
Status Gunung Gunung Ile Lewotolok di NTT dinaikkan menjadi Level III (Siaga), sebelumnya Level II (Waspada). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur dinaikkan status aktivitas vulkaniknya dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.

Petugas Pemantau Gunung Ile Lewotolok Stanislaus Arakian menjelaskan Ile Lewotolok sudah menunjukkan peningkatan aktivitas erupsi sejak 4 Januari 2026 dengan tinggi kolom abu mencapai 300 meter di atas puncak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 13 Januari 2026 terekam 341 kejadian gempa erupsi dan aliran lava yang keluar dari kawah gunung tersebut sudah bisa teramati. Sebelumnya aliran lava mengalir di dalam kawah.

"Kenaikan status itu terjadi karena jumlah kejadian erupsi semakin meningkat tajam dari hari ke hari," katanya, diberitakan Antara.

Menurut data kegempaan pada 1-15 Januari 2026, Ile Lewotolok mengalami 2.713 kali gempa erupsi, 4.391 kali gempa embusan, lima kali gempa guguran, 834 kali tremor non-harmonik, tujuh kali gempa hybrid, 13 kali gempa vulkanik dangkal serta 25 kali gempa vulkanik dalam, delapan kali gempa tektonik lokal dan delapan kali gempa tektonik jauh.

Selama 16-18 Januari 2026, mulai pukul 06.00 Wita, tercatat 831 kali gempa erupsi, 925 kali gempa embusan, dan satu kali gempa vulkanik dalam.

Stanislaus mengatakan gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Ada asap kawah berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dengan tinggi berkisar 20-200 meter dari puncak.

Tinggi kolom erupsi berkisar 200-500 meter dari puncak berwarna putih, kelabu hingga hitam. Lontaran material erupsi menjangkau jarak 300 meter dari pusat erupsi, keluar kawah ke arah tenggara.

Erupsi disertai suara gemuruh lemah hingga sedang. Selain itu, terjadi guguran namun tidak teramati secara visual jarak dan arahnya, sedangkan aliran lava sektor barat dengan jarak 100 meter dari bibir kawah.

(fea)


[Gambas:Video CNN]