Prabowo Panggil Panglima dan 3 Kepala Staf Bahas Strategi Hankam

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Jan 2026 15:35 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Panglima dan Wakil Panglima TNI serta seluruh Kepala Staf ketiga matra ke Istana Merdeka.
Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Panglima dan Wakil Panglima TNI serta seluruh Kepala Staf ketiga matra ke Istana Merdeka. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Panglima dan Wakil Panglima TNI serta seluruh Kepala Staf ketiga matra ke Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/1).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan sejumlah arahannya terkait strategi pertahanan dan keamanan serta rencana geostrategi.

"[Prabowo] menyampaikan beberapa arahannya sebagai Panglima Tertinggi kepada puck pimpinan TNI terkait strategi pertahanan dan keamanan, serta rencana geostrategi mendatang," tulis Teddy dalam Instagram @sekretariat.kabinet, Sabtu (17/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, selain Teddy, Prabowo juga didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Pada foto yang dibagikan, Prabowo beserta peserta rapat duduk di meja bundar. Mereka tampak tengah menyimak arahan Prabowo.

Prabowo duduk diapit Sjafrie dan Prasetyo Hadi, sedangkan Teddy duduk di sebelah Pras.

Prabowo dan Sjafrie mengenakan safari krem, sedangkan Pras dan Teddy kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang.

Selain Panglima-Wakil Panglima serta tiga kepala staf TNI, ikut hadir juga sejumlah pejabat utama di lingkungan TNI di rapat tersebut.

Dalam banyak kesempatan, Prabowo yang merupakan eks Danjen Kopassus itu menekankan kepada seluruh prajurit TNI untuk mengabdi kepada rakyat.

Ia menyebut TNI merupakan benteng dan tulang punggung pertahanan Indonesia yang menjamin kedaulatan ketika lingkungan global mengalami ketidakpastian. TNI juga disebut mesti siap menghadapi segala kemungkinan hingga mengikuti perkembangan jaman.

Selain itu, Prabowo juga mengingatkan tugas TNI tidaklah ringan. Ia menyebut kekayaan alam Indonesia selalu diganggu, diinvasi kekuatan-kekuatan asing.

"Saudara-saudara sekalian, marilah kita sejenak ingat sejarah perjalanan bangsa kita dan sejarah perjalanan TNI, kita paham dan kita mengerti bahwa Tentara Nasional Indonesia lahir dari rakyat Indonesia, TNI adalah anak kandung rakyat Indonesia," kata Prabowo dalam pidatonya saat perayaan HUT TNI ke-80 di Monas, Jakarta, Minggu (5/10).

(mnf/isn)


[Gambas:Video CNN]