Terawan menyebut sebagian besar penderita berasal dari SMP 20 Depok.
"Ini kasus hepatitis A. Yang dirawat sebanyak tiga orang. Sebagian berobat jalan dan istirahat di rumah, tidak masuk sekolah," kata Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (21/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau masih terlokalisir kan masih bisa kita tangani," ujarnya.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
Menurutnya, Puskesmas setempat juga akan melakukan pengawasan.
Sebelumnya, diberitakan sebanyak 40 siswa dan 3 guru SMP Negeri 20 di Kelurahan Rangkapan Jaya Lama Kecamatan Pancoran Mas, Depok terserang penyakit hepatitis A.
"Sekolah tidak kami liburkan, kami sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Depok untuk menangani masalah tersebut," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Muhammad Thamrin, Selasa (19/11) seperti dilansir Antara.
Dia mengatakan Dinas Kesehatan Kota Depok pun segera mempelajari penyebab mewabahnya penyakit hepatitis A ke murid-murid dan guru SMPN 20 tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Kepala Sekolah SMPN 20 Depok Komar Suparman menjelaskan wabah penyakit Hepatitis A yang menyerang para pelajar dan guru diketahui pada Rabu (13/11) lalu. Saat itu baru beberapa siswa saja yang terjangkit.
"Mereka mengalami gejala letih, lemah, lesu, dan pusing," kata Komar.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi