Gempa bumi susulan terbesar terjadi pada pukul 06.12 WIT dengan magnitude 6,1 SR. Guncangan gempa yang dirasakan jelas tercatat sebanyak 7 kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Selain itu BPBD Kota Ternate dan Kota Bitung juga melaporkan hal yang sama, warga merasakan gempa yang kuat sehingga mereka mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo dalam keterangan tertulis.
Agus menjelaskan bencana jelang dini hari tadi merupakan gempa dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Gempa kata dia, terjadi di salah satu segmen dengan frekuensi gempa moderate (M 7 - M 7,5) atau masuk kategori sangat tinggi di Indonesia.
Kerusakan Gempa
BPBD Kota Ternate mencatat 19 bangunan rusak ringan meliputi 15 rumah, 3 gereja dan 1 sekolah dalam gempa Maluku Utara hari ini.
[Gambas:Video CNN]
"Rumah rusak ringan tersebut terjadi di Kelurahan Lelewi 9 unit, Mayau 5 dan Bido 1, sedangkan gereja masing-masing 1 unit rusak pada ketiga kelurahan tadi," kata Agus mengutip keterangan BPBD Kota Ternate.
Ia menerangkan BPBD juga mencatat dua orang luka ringan akibat tertimpa material bangunan. Kedua korban berasal dari Kelurahan Mayau dan Kelurahan Lelewi. Hingga kini, menurut dia, belum tercatat ada warga yang mengungsi di daerah itu. (shr/wis)